Bijak Kelola THR Anak, Modal Ajarin Literasi Keuangan Sejak Dini

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:36 WITA
Bagikan:
Foto : ilustrasi THR (its)

Sketsa.id – Hari Raya Idul Fitri selalu dinanti anak-anak, bukan hanya karena suasana meriah, tapi juga tradisi bagi-bagi THR atau “salam tempel” dari keluarga. Di balik kegembiraan itu, ada peluang emas bagi orang tua untuk mengenalkan literasi keuangan sejak usia dini.

Alih-alih membiarkan uang tersebut habis untuk hal konsumtif, momen THR bisa dimanfaatkan sebagai alat edukasi sederhana yang berdampak jangka panjang. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua:

Mengenalkan Konsep Dasar Uang

Anak usia empat tahun sebenarnya sudah mulai mampu memahami konsep dasar uang. Orang tua bisa mengenalkan empat hal penting dalam pengelolaan keuangan: pemasukan, pengeluaran, menabung, dan berbagi. Mengenali pecahan uang dan nilai yang terkandung di dalamnya juga bisa dimulai sejak dini. Pemahaman ini menjadi fondasi kebiasaan finansial yang sehat kelak.

Membuka Rekening Tabungan Anak

THR bisa menjadi momen tepat untuk membuka rekening tabungan atas nama anak. Dengan memiliki tabungan sendiri, anak belajar menyisihkan uang secara rutin dan memahami pentingnya menyimpan untuk kebutuhan di masa depan. Selain sebagai edukasi, tabungan juga membantu orang tua menyiapkan dana jangka panjang untuk anak.

Libatkan Anak dalam Keputusan Keuangan

Agar anak merasa memiliki tanggung jawab terhadap uangnya, libatkan mereka saat membuat keputusan sederhana. Misalnya berdiskusi tentang berapa yang akan ditabung, digunakan untuk membeli sesuatu, atau disisihkan untuk berbagi. Cara ini melatih anak berpikir sebelum membelanjakan uang.

Mengajarkan Konsep Berbagi

Nilai berbagi kepada sesama juga penting dikenalkan sejak kecil. Orang tua bisa mengajarkan konsep sedekah, infak, atau donasi kepada yang membutuhkan. Membiasakan berbagi akan menumbuhkan kepedulian sosial anak terhadap lingkungan sekitarnya.

Pertimbangkan Investasi Sederhana

Jika jumlah THR yang diterima cukup besar, sebagian bisa dialokasikan untuk investasi sederhana seperti emas atau reksa dana. Tentu orang tua perlu memahami instrumen yang dipilih dan risikonya agar keputusan tetap sesuai dengan kondisi keuangan keluarga.

Mengelola THR bukan sekadar mengatur uang, tapi menanamkan nilai-nilai penting tentang tanggung jawab, perencanaan, dan kepedulian. Dengan pendekatan yang tepat, momen Lebaran bisa menjadi awal kebiasaan finansial yang baik bagi anak. (Cc)

Bagikan:

Seven Decades of Iran-US Conflict: From the 1953 CIA Coup to the 2026 Nuclear Ultimatum