Jelang Lebaran, Pemkot Samarinda Sidak Bapokting dan SPBU: Stok Aman, Harga Mulai Merangkak Naik

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:03 WITA
Bagikan:
Foto : Wakil Walikota, Saefuddin Zuhri beserta jajaran meninjau sejumlah SPBU dan Gudang bahan pokok.

Samarinda, Sketsa.id – Pemerintah Kota Samarinda bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah lokasi strategis untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Sidak yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri pada Rabu (11/3/2026) pagi ini menyasar SPBU, pangkalan gas, pasar tradisional, hingga gudang distributor.

Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Zarma Putra turut mendampingi dalam kegiatan tersebut. Hasilnya, secara umum stok bahan pokok dan BBM masih aman, meski sejumlah komoditas mulai menunjukkan kenaikan harga.

Di SPBU Pertamina 64.75.202 Jalan Bung Tomo, tim memastikan harga BBM masih stabil dan sesuai ketentuan pemerintah. Tidak ditemukan indikasi kenaikan harga atau praktik penimbunan. Mesin dispenser juga berfungsi baik tanpa indikasi kecurangan. Namun di SPBU Pertamina 64.751.18 Tani Aman, tim menemukan kerusakan pada salah satu part mesin yang belum diganti sejak 2017. Hasil pengukuran menggunakan bejana ukur juga mendekati batas tidak layak, sehingga Wakil Wali Kota meminta pihak metrologi segera melakukan kalibrasi dan menyegel satu nosel yang bermasalah. “Secara umum stok BBM aman, tapi fasilitas di SPBU ini kurang memadai. Perlu perbaikan dan pembaruan peralatan,” ujar Saefuddin Zuhri.

Sementara itu di Pangkalan Gas LPG 3 Kg yang berada di kawasan Samarinda Seberang, tim melakukan pengecekan tabung kosong dengan hasil timbangan bervariasi antara 4,9 kg hingga 5,2 kg. Saat pemeriksaan, tidak ditemukan stok tabung berisi karena seluruh pasokan telah didistribusikan ke pedagang pengecer.

Di Pasar Baqa, tim memantau harga daging beku Rp110.000/kg, daging segar Rp185.000/kg, ayam besar Rp55.000/kg, ayam kecil Rp45.000/kg, ikan tongkol Rp38.000/kg, dan ikan layang Rp48.000/kg. Stok daging, ayam, dan ikan dipastikan aman hingga Lebaran, meski harga daging dan ayam mulai merangkak naik.

Di salah satu gudang yang berada di Jalan Ir Sutami ini, tim mengecek ketersediaan beras premium merek Kura yang masih dijual sesuai HET. Stok gula dan tepung juga aman. Namun stok air mineral Le Minerale dan air galon masih terbatas karena pasokan dari pusat belum optimal.

Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar operasi pasar pada H-3 jika harga terus melonjak signifikan. Ia juga menyoroti keterlambatan pasokan daging dari supplier NTB yang menjadi salah satu penyebab kenaikan harga. “Prioritas kami saat ini pada komoditas gula dan beras premium. Alhamdulillah stok masih tercukupi hingga Lebaran,” katanya. 

Terkait temuan di SPBU Tani Aman, ia menegaskan telah berkoordinasi dengan Pertamina dan melakukan penyegelan terhadap satu nosel. Pihak metrologi diminta segera melakukan kalibrasi agar operasional kembali normal.

Secara keseluruhan, situasi ketersediaan bahan pokok dan BBM di Kota Samarinda menjelang Idul Fitri 1447 H masih dalam kondisi aman dan terkendali, meski masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi kenaikan harga pada komoditas tertentu. Kegiatan sidak berlangsung hingga pukul 11.30 Wita dalam situasi aman dan terkendali. (*)

Bagikan:

Seven Decades of Iran-US Conflict: From the 1953 CIA Coup to the 2026 Nuclear Ultimatum