Samarinda dan Morowali Utara Kolaborasi Tingkatkan PAD dan Infrastruktur

Kamis, 18 April 2024 - 05:58 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id – Dalam sebuah pertemuan yang mengedepankan kerjasama antar daerah, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyambut Bupati Morowali Utara untuk sesi studi banding yang berlangsung di Ruang Anjungan Karangmumus, Balaikota Samarinda, pada 18 April 2024. Diskusi ini berpusat pada strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengembangan infrastruktur, dan perencanaan urban yang telah berhasil diterapkan di Samarinda.

Dengan semangat berbagi, Andi Harun menyampaikan keberhasilan Samarinda dalam mengimplementasikan strategi CSR dan pengelolaan APBD yang efisien, yang telah membawa kemajuan ekonomi dan pembangunan kota.

“Kami senang dapat berbagi pengalaman dan strategi yang telah membantu Samarinda berkembang, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan perencanaan kota,” kata Andi Harun.

Ia juga memaparkan bagaimana Samarinda berhasil meningkatkan PAD melalui optimalisasi BUMD, dengan mencontohkan PDAM Samarinda yang mencatat laba signifikan, lebih dari Rp100 miliar, berkat peningkatan layanan dan efisiensi operasional.

Andi Harun menekankan pentingnya penerapan good governance dalam pengelolaan BUMD, dengan pemilihan pengurus yang berbasis merit dan independen dari pengaruh politik.

“Pemilihan pengurus BUMD yang berbasis merit adalah fondasi dari pengelolaan yang baik dan transparan,” ujarnya.

Selama pertemuan tersebut, Andi Harun juga berbicara tentang inisiatif Samarinda dalam meningkatkan layanan publik dan infrastruktur, yang telah memberikan dampak positif pada ekonomi lokal dan UMKM.

“Infrastruktur yang baik dan efisien adalah kunci untuk pertumbuhan ekonomi lokal, yang pada akhirnya akan meningkatkan PAD kami,” jelasnya.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam penggunaan sumber daya untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan layanan.

Kunjungan ini diharapkan akan memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi Bupati Morowali Utara dan rombongannya, serta menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk mengadopsi praktik terbaik yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Samarinda. (Yah/Adv/DiskominfoSamarinda)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga