73 Personel Inasar Indonesia Berangkat Bantu Korban Gempa Myanmar

Rabu, 2 April 2025 - 08:21 WITA
Bagikan:
(Foto : ist)

Jakarta, Sketsa.id – Sebanyak 73 anggota Indonesia Search and Rescue (Inasar) resmi diberangkatkan ke Myanmar pada Selasa, 1 April 2025, untuk membantu korban gempa dahsyat yang telah menewaskan ribuan jiwa. Misi kemanusiaan ini menjadi bukti solidaritas Indonesia di tengah bencana yang masih menyisakan duka mendalam.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan bahwa Myanmar saat ini sangat membutuhkan bantuan. Hingga kini, lebih dari 2.600 orang dilaporkan tewas akibat gempa tersebut. “Masih banyak yang harus diselamatkan. Kondisi di sana jauh lebih berat dibandingkan saat kita bertugas di Turkiye dan Suriah pada 2023,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (2/4/2025).

Suharyanto menjelaskan, tantangan di lokasi bencana kali ini cukup pelik. Komunikasi di Myanmar masih terganggu, listrik di beberapa wilayah padam, dan dukungan untuk tim penyelamat sangat terbatas.

“Ini beda dengan situasi di Indonesia atau misi sebelumnya. Tapi saya percaya, dengan pengalaman tim Inasar, mereka bisa bekerja maksimal,” tambahnya.

Pengalaman mengevakuasi 15 jenazah di Turkiye meski sudah lewati masa golden time, menurut Suharyanto, jadi bekal berharga untuk misi di Myanmar. “Itu bukti tim kita punya kemampuan, bahkan di situasi sulit,” tegasnya.

Indonesia tak sendiri dalam misi ini. Negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan China juga turun tangan mengirimkan personel. “Semua bekerja bahu-membahu, tanpa memandang batas negara,” kata Suharyanto.

Bantuan dari Indonesia meliputi tim penyelamat, tenaga medis, dan logistik. Dua pesawat Hercules serta satu Boeing 747 dikerahkan dari Lapangan Udara Halim Perdanakusumah untuk mengangkut personel dan peralatan.(*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga