Bincang-Bincang Pariwisata Kaltim Dorong Kolaborasi dan Inovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 4 Juni 2025 - 05:26 WITA
Bagikan:
Foto: Gathering Media pada acara Bincang Bincang Pariwisata.

Samarinda, Sketsa.id – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara Bincang-Bincang Pariwisata bertajuk “Pariwisata yang Kuat di Tengah Efisiensi Anggaran: Kolaborasi dan Inovasi” pada Rabu (4/06/2025) sore, di salah satu coffee shop ayng berada di jalan Kebahagiaan, Samarinda.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini bertujuan mendorong penguatan sektor pariwisata melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif di tengah keterbatasan anggaran.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari media massa, hingga sejumlah platform media daring lainnya, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur. Total, 33 undangan dari berbagai instansi dan media hadir untuk berdiskusi mengenai strategi pengembangan pariwisata yang efektif dan efisien.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, S.IP., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan media untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang tangguh.
“Di tengah tantangan efisiensi anggaran, inovasi menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi pariwisata Kaltim. Kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan solusi kreatif,” ujar Ririn.

Sesi utama acara diisi dengan diskusi interaktif yang melibatkan narasumber dari Dinas Pariwisata Kaltim dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Samarinda.

Para peserta diajak untuk berbagi ide mengenai strategi promosi destinasi wisata, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kemitraan lintas sektor.
Salah satu poin yang disoroti adalah pentingnya memanfaatkan platform media sosial dan teknologi untuk menjangkau wisatawan domestik maupun internasional dengan biaya yang lebih efisien.Acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi dengan media sebagai mitra strategis dalam mempromosikan pariwisata Kaltim.

“Media memiliki peran besar dalam membangun narasi positif tentang destinasi wisata di Kalimantan Timur. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin,” tambah Ririn.

Pada dasarnya dalam meningkatan pendapatan daerah, Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim akan terus bekerjasama dengan semua instansi terkait serta
Acara ditutup dengan sesi coffee break yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk berjejaring secara informa. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga