DPRD Kaltim Soroti Minimnya Pencegahan Risiko Kerusakan Aset Pemerintah

Kamis, 19 Juni 2025 - 06:39 WITA
Bagikan:
FOTO: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono

Samarinda, Sketsa.id – Kebakaran yang terjadi di Hotel Atlet kawasan GOR Kadrie Oening Samarinda Rabu malam (18/06/2025) menjadi perhatian DPRD Kalimantan Timur. Gedung milik Pemprov Kaltim yang baru selesai direnovasi itu terbakar sebelum sempat difungsikan secara penuh.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menilai insiden tersebut sebagai bukti bahwa sistem pencegahan risiko terhadap kerusakan aset pemerintah masih lemah dan menegaskan bahwa pembangunan fisik harus dibarengi dengan strategi pemeliharaan jangka panjang.

“Kita tidak bisa hanya membanggakan pembangunan fisik. Kalau tidak dibarengi perawatan rutin, hasilnya bisa seperti ini,” ucap Sapto, Kamis (19/06/25).

Sapto menyebut, DPRD akan mendorong pembentukan sistem inspeksi berkala terhadap aset-aset strategis milik Pemprov. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara terencana, bukan reaktif setelah masalah terjadi.

“Pemeriksaan gedung harus dilakukan secara sistematis, bukan menunggu saat ada masalah. Kami akan dorong adanya inspeksi setiap tiga bulan untuk aset strategis. Ini harus jadi kebijakan rutin,” katanya.

Ia juga mengusulkan adanya alokasi anggaran khusus untuk perawatan jangka panjang, agar aset tidak cepat rusak atau mangkrak seperti yang kerap terjadi.

“Hotel Atlet ini contoh nyata bahwa kita perlu mengevaluasi manajemen aset secara keseluruhan,” tegasnya.

Di sisi lain, Sapto mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi berlebihan terkait penyebab kebakaran. Ia mengatakan, bangunan tersebut dirancang untuk mendukung pelaksanaan agenda nasional, sehingga aspek teknis dan keamanannya harus dipastikan secara matang.

“Bangunan ini disiapkan untuk mendukung agenda nasional. Maka dari itu, keamanan dan kesiapan teknisnya harus benar-benar dijamin sebelum digunakan,” ujarnya.

Melalui peristiwa ini, DPRD Kaltim menegaskan perlunya langkah serius dari pemerintah provinsi untuk mencegah risiko kerusakan aset publik dengan membenahi sistem pemeliharaan secara menyeluruh. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga