Mulai 8 Juli, Jepang Longgarkan Aturan Bawa Power Bank di Pesawat, Ada Syaratnya!

Sabtu, 5 Juli 2025 - 06:44 WITA
Bagikan:
Foto: ist

TOKYO, Sketsa.id – Kabar baik untuk kamu yang hobi bepergian ke Jepang atau menggunakan maskapai asal Negeri Sakura. Mulai 8 Juli 2025, Kementerian Perhubungan Jepang akan memberlakukan aturan baru soal membawa power bank di pesawat.

Aturan ini berlaku untuk seluruh maskapai penerbangan Jepang, yang berjumlah 23 operator. Sebelumnya, penumpang sama sekali tidak diperbolehkan membawa power bank ke dalam pesawat. Kini, peraturan tersebut dilonggarkan—tentu dengan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi.

Power Bank Boleh Dibawa, Tapi…

Melalui kebijakan baru ini, penumpang diperbolehkan membawa power bank dan menggunakannya selama penerbangan. Namun, alat pengisi daya itu tidak boleh disimpan di dalam bagasi atau di kompartemen atas kabin. Sebaliknya, power bank harus diletakkan di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau oleh kru pesawat.

Langkah ini diambil agar kru bisa memantau langsung kondisi power bank, mengingat perangkat ini berisiko menimbulkan kebakaran jika terjadi kerusakan atau overheating.

Batasan Kapasitas dan Jumlah

Tidak semua power bank diizinkan naik pesawat. Sesuai dengan regulasi terbaru, hanya power bank berkapasitas di bawah 160 watt-jam (Wh) yang diperbolehkan. Penumpang juga dibatasi hanya bisa membawa maksimal dua unit power bank dengan kapasitas masing-masing antara 100 Wh hingga 160 Wh.

Alasan di Balik Aturan Baru

Keputusan ini diambil menyusul beberapa insiden kebakaran yang terjadi akibat power bank selama penerbangan. Salah satunya adalah kejadian pada 28 Januari 2025, ketika sebuah pesawat Air Busan terbakar saat akan lepas landas di Bandara Internasional Gimhae, Busan, Korea Selatan. Tiga orang mengalami luka, sementara 169 penumpang dan 7 kru berhasil dievakuasi dengan selamat.

Insiden serupa juga terjadi pada 24 Februari, saat kabin pesawat Batik Air dipenuhi asap akibat power bank yang terbakar jelang pendaratan di Bandara Internasional Don Mueang, Bangkok. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian ini.

Dengan diberlakukannya aturan baru ini, pemerintah Jepang berharap keamanan dan kenyamanan penerbangan tetap terjaga, tanpa mengorbankan kebutuhan penumpang akan perangkat elektronik pribadi mereka. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga