Kawasan IKN Diperkuat, Kopassus Bidik PPU Jadi Markas Strategis

Minggu, 20 Juli 2025 - 04:32 WITA
Bagikan:
Foto: setdakab PPU. (Ist)

Nusantara, Sketsa.id – Kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari jajaran TNI. Pada minggu lalu, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), Mayjen TNI Djon Afriyandi, melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dalam rangka meninjau lokasi yang direncanakan sebagai pangkalan satuan operasi Kopassus di wilayah tersebut.

Kedatangan Danjen Kopassus disambut langsung oleh Bupati PPU, H. Mudyat Noor, S.Hut. Keduanya berdialog dan mengevaluasi potensi wilayah yang akan menjadi bagian penting dari sistem pertahanan nasional di kawasan strategis Kalimantan.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang TNI dalam memastikan keamanan di sekitar IKN, yang direncanakan akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia. Kopassus—sebagai pasukan elite dengan kemampuan khusus—didorong untuk memiliki basis operasional yang kuat dan siap pakai di sekitar Ibu Kota baru.

“Ini bukan hanya tentang pangkalan militer. Ini adalah sinyal bahwa daerah kami berperan penting dalam mendukung stabilitas nasional,” ujar Bupati Mudyat dengan penuh optimisme.

Selama kunjungan, jajaran Kopassus bersama unsur pemerintah daerah melihat langsung kondisi geografis, aksesibilitas, hingga kesiapan infrastruktur penunjang. Penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan lokasi mampu mendukung fleksibilitas operasi militer, baik untuk pelatihan rutin maupun penugasan khusus.

“Penempatan satuan kami di sini harus didasarkan pada kesiapan wilayah. Kami lihat PPU punya potensi itu—dari letak geografis hingga kesiapan masyarakatnya,” kata Mayjen Djon Afriyandi saat ditemui di lokasi.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Camat Penajam, Lurah Gersik, Dandim PPU, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah dan perwakilan instansi vertikal. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi fokus utama, terutama dalam menghadapi tantangan strategis di era baru kepemimpinan nasional dari Kalimantan.

Pemerintah Kabupaten PPU sendiri menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan satuan Kopassus. Mulai dari penyediaan lahan, koordinasi lintas sektor, hingga penyelarasan program pembangunan daerah.

“Kami siap menjadi bagian dari kekuatan negara. Apapun yang dibutuhkan untuk mendukung kehadiran Kopassus, akan kami siapkan,” tegas Bupati Mudyat.

Lebih dari sekadar strategi pertahanan, kehadiran Kopassus di kawasan ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan infrastruktur, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kolaborasi sipil-militer di tingkat lokal. Bagi masyarakat PPU, ini bukan hanya tentang keamanan, tapi juga harapan baru akan kemajuan.(*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga