Misteri Pengganti Budi Gunawan dan Dito: Reshuffle Kabinet Prabowo Berakhir dengan Dua Kursi Kosong

Senin, 8 September 2025 - 10:33 WITA
Bagikan:
foto: ist

Jakarta, sketsa.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle pertamanya terhadap Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025). Pengumuman pergantian sejumlah menteri ini mencatat dua hal menarik: pemberhentian Budi Gunawan dari posisi Menko Polhukam dan Dito Ariotedjo dari Kemenpora, di mana kedua jabatan strategis tersebut hingga usai pelantikan masih belum terisi secara definitif.

Budi Gunawan resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Meski pemberhentiannya telah diumumkan secara resmi, dalam prosesi pelantikan yang digelar di Istana Negara, kursi Menko Polhukam menjadi satu-satunya yang masih kosong dan belum ada pengganti yang dilantik.

Menyikapi kekosongan ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo akan menunjuk seorang pejabat ad interim (pelaksana tugas) untuk sementara waktu mengisi posisi tersebut.

“Berkenaan dengan posisi Menko Polhukam, untuk sementara waktu Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan ditugaskan. Oleh karena itu, Presiden akan menunjuk pejabat ad interim,” jelas Prasetyo usai acara pelantikan.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai sosok yang akan dipercaya menggantikan Budi Gunawan, Prasetyo memilih untuk tidak berkomentar banyak. “Tunggu nanti diumumkan,” ujarnya singkat. Ia menambahkan, belum adanya penandatanganan surat keputusan presiden membuat Istana belum bisa menyampaikan nama calon pengganti secara resmi. “Kalau belum kita tandatangani, kita enggak berani menyampaikan,” tandasnya.

Jabatan Menpora Juga Tertunda, Calon Menteri Berhalangan Hadir

Sementara itu, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang sebelumnya dijabat Dito Ariotedjo juga tidak kunjung dilantik. Menurut penjelasan Prasetyo, hal ini dikarenakan calon menteri penggantinya berhalangan hadir.

“Berkenaan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, penggantinya kebetulan posisi sedang di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari ini,” ujar Prasetyo.

Beredar kuat informasi bahwa Dito akan digantikan oleh politikus Golkar, Puteri Komarudin. Meski namanya mencuat, Prasetyo tidak membenarkan maupun menyangkal kabar tersebut. Pelantikan untuk posisi Menpora akan dijadwalkan ulang pada kesempatan berikutnya.

“Akan dijadwalkan kembali di prosesi pelantikan berikutnya,” katanya.

Seperti yang kita ketahui, dalam reshuffle kali ini, Presiden Prabowo melantik empat menteri dan satu wakil menteri baru. Mereka yang telah resmi mengucap sumpah jabatan adalah:

  • Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa (mengganti Sri Mulyani)

  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Muktahrudin (mengganti Abdul Kadir Karding)

  • Menteri Koperasi dan UKM: Ferry Julianto (mengganti Budi Arie Setiadi)

  • Menteri Haji dan Umrah: Irfan Yusuf

  • Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar

Perombakan kabinet ini menandai langkah strategis Presiden Prabowo dalam menyusun tim kerja yang diyakini dapat menjalankan agenda-agenda prioritas pemerintahannya ke depan. Semua mata kini tertuju pada siapa yang akan dipercaya mengisi dua posisi kunci yang masih terbuka tersebut. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga