5 Gebrakan Purbaya Yudhi Sadewa di Dua Minggu Pertama Jadi Menkeu

Selasa, 23 September 2025 - 07:12 WITA
Bagikan:
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya. (ist)

JAKARTA, sketsa.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menunjukkan sejumlah langkah strategis dalam dua minggu pertama menjabat. Menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Purbaya langsung melakukan berbagai terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berikut 5 gebrakan utama Purbaya Yudhi Sadewa yang berhasil dirangkum:

1. Suntik Likuiditas Rp 200 Triliun ke Perbankan

Purbaya menggelontorkan dana talangan sebesar Rp 200 triliun ke lima bank BUMN (Himbara). Alokasinya meliputi:

  • Bank Mandiri, BNI, BRI: masing-masing Rp 55 triliun

  • Bank BTN: Rp 25 triliun

  • Bank Syariah Indonesia: Rp 10 triliun

Dana dalam bentuk deposito jangka pendek ini bertujuan menurunkan biaya dana perbankan, sehingga dapat menyalurkan kredit lebih agresif ke sektor riil.

2. Insentif Khusus Tarik Dollar WNI dari Luar Negeri

Pemerintah sedang menyiapkan skema insentif berbasis pasar untuk menarik dolar milik WNI yang disimpan di luar negeri. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar rupiah.

3. Kejar 200 Penunggak Pajak Besar

Kemenkeu telah mengantongi daftar 200 wajib pajak besar dengan tunggakan mencapai Rp 50-60 triliun. Purbaya menegaskan akan mengejar dan menagih tunggakan ini secara tegas dalam waktu dekat.

4. Perbaikan Sistem Coretax dalam 1 Bulan

Purbaya berkomitmen menyelesaikan masalah teknis sistem Coretax dalam waktu satu bulan, termasuk dengan mendatangkan tenaga ahli IT dari luar negeri untuk mempercepat perbaikan.

5. Penyesuaian Alokasi Anggaran 2026

Pagu Transfer ke Daerah (TKD) dinaikkan dari Rp 650 triliun menjadi Rp 693 triliun, serta fokus pada pengembangan energi terbarukan untuk mengurangi beban subsidi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga