Sketsa.id – Setelah melalui proses mediasi yang panjang, Israel dan Hamas akhirnya menandatangani perjanjian damai bersejarah yang mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza. Kesepakatan ini terdiri dari enam tahap kunci yang dirancang menciptakan perdamaian berkelanjutan.
Enam Tahap Implementasi Perjanjian Damai
Tahap 1 – Pengumuman Resmi8
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan secara resmi berakhirnya perang di Jalur Gaza, disertai pernyataan bahwa semua pihak telah sepakat melaksanakan langkah-langkah necessary untuk mencapai perdamaian.
Tahap 2 – Persetujuan dan Penghentian Permusuhan
Pemerintah Israel menyetujui kesepakatan dan menghentikan semua operasi militer, termasuk pengeboman udara, serangan artileri, serta operasi penargetan. Selama 72 jam pertama, pengawasan udara juga ditangguhkan di wilayah-wilayah yang ditinggalkan IDF.
Baca Juga : Prabowo Saksikan Momen Bersejarah Penandatanganan Perjanjian Damai Gaza di Mesir
Tahap 3 – Bantuan Kemanusiaan
Penyaluran bantuan kemanusiaan secara penuh segera dimulai, memastikan akses bantuan kemanusiaan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk Gaza, dengan standar minimal sesuai kesepakatan kemanusiaan sebelumnya.
Tahap 4 – Penarikan Pasukan
Tentara Israel menarik pasukannya ke garis batas yang disepakati dalam waktu 24 jam setelah persetujuan pemerintah Israel. IDF berkomitmen tidak akan kembali ke wilayah yang telah ditinggalkan selama Hamas mematuhi seluruh isi perjanjian.
Tahap 5 – Pertukaran Kemanusiaan
Dalam 72 jam setelah penarikan pasukan Israel:
Hamas membebaskan semua sandera Israel yang masih hidup
Hamas menyerahkan jenazah sandera yang meninggal
Israel membebaskan tahanan Palestina sesuai daftar yang disepakati
Pertukaran dilakukan melalui mekanisme mediator dan ICRC tanpa liputan media
Tahap 6 – Gugus Tugas Internasional
Dibentuk tim pengawas terdiri dari perwakilan Amerika Serikat, Qatar, Mesir, Turki, dan negara-negara lain yang disepakati, yang bertugas memantau dan memastikan implementasi perjanjian berjalan sesuai ketentuan.
Kesepakatan ini telah memungkinkan pertukaran pertama dimana Hamas membebaskan sandera Israel dan Israel membebaskan tahanan Palestina. Bantuan kemanusiaan telah mengalir ke Gaza dengan ratusan truk bantuan setiap hari, memulai proses pemulihan dan rekonstruksi wilayah yang terdampak konflik.(*)









