Warga Lubuk Sawa Keluhkan Lahan TPU Sempit, Drainase, hingga Minimnya Penerangan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 04:03 WITA
Bagikan:
Foto: Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono bersama warga Lubuk Sawa dalam rangkaian serap aspirasi.

Samarinda, Sketsa.id – Suara hati warga RT 16, Lubuk Sawa, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Samarinda Utara, akhirnya mendapat perhatian. Dalam kegiatan serap aspirasi yang digelar pada Selasa (28/10/2025), warga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menggelayuti kehidupan sehari-hari mereka, mulai dari kesulitan air bersih, lahan makam yang kian sempit, hingga penerangan jalan yang minim.

Kegiatan yang dihadiri oleh anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, ini menjadi wadah bagi warga untuk mengungkapkan berbagai keluhan yang kerap mereka rasakan. Aspirasi yang disampaikan tidak hanya sekadar daftar masalah, melainkan harapan akan perbaikan kualitas hidup di lingkungan mereka.

Ketua RT 16, Ujang, dengan suara lantang menyampaikan bahwa pembangunan drainase yang tuntas adalah kebutuhan paling mendesak di wilayahnya. “Daerah Lubuk Sawa ini langganan banjir. Setiap hujan datang, kami selalu was-was. Karena itu, kami meminta dengan sangat kepada Pemerintah untuk segera membangun drainase yang memadai,” ujarnya, menggambarkan betapa banjir telah menjadi momok tahunan warga.

Lahan TPU yang Kian Sesak

Selain masalah banjir, warga juga menyoroti semakin sempitnya lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Seorang tokoh masyarakat setempat dengan nada prihatin mengungkapkan, “Kuburan di sini sudah tidak bisa menampung lagi. Seringkali, ketika ada keluarga yang meninggal, sanak saudara kebingungan mencari tempat untuk memakamkan. Kami berharap ada perluasan area agar kebutuhan jangka panjang masyarakat bisa terpenuhi.”

Penerangan Jalan dan Dukungan untuk UMKM & Petani

Persoalan lain yang turut mencuat adalah minimnya tiang listrik, yang berimbas pada penerangan jalan yang kurang memadai di malam hari. Warga menilai kondisi ini perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Tidak ketinggalan, nasib para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan petani setempat juga menjadi perhatian. Prio Fuji Mustopan, salah satu warga RT 16, menyampaikan harapannya, “Kami juga berharap pemerintah bisa memberikan bantuan bibit pertanian. Di sini banyak warga yang menggantungkan hidupnya dari bertani, bantuan tersebut akan sangat berarti bagi kami.”

Komitmen Anggota DPRD untuk Menindaklanjuti

Menanggapi berbagai keluhan dan aspirasi yang disampaikan, Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti hal tersebut. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti PDAM, PLN, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

“Semua aspirasi dan keluhan warga telah kami catat dengan baik. Kami akan meneruskan hal ini kepada pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti. Tiga hal utama yang disampaikan—drainase, TPU, dan listrik—memang menjadi persoalan klasik di banyak wilayah, dan kami akan berupaya mencari solusi terbaik,” tegas Sugiyono menutup pertemuan.

Dengan adanya komitmen ini, warga Lubuk Sawa berharap agar berbagai persoalan yang mereka hadapi dapat segera menemui jalan keluar, membawa perubahan yang lebih baik bagi lingkungan dan kesejahteraan mereka. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga