DPPKUKM Kaltim Perkuat Program Jospol lewat Export Center Balikpapan

Kamis, 20 November 2025 - 07:20 WITA
Bagikan:
Foto: Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih

Samarinda, Sketsa.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur memperkuat implementasi program Jospol melalui kehadiran Export Center Balikpapan. Fasilitas strategis ini menjadi ujung tombak baru dalam mendorong pelaku UMKM lokal menembus pasar ekspor.

Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih, menjelaskan pusat ekspor yang terletak di depan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan ini berperan sebagai hub terpadu bagi pengusaha yang ingin mengembangkan sayap ke pasar internasional. “Export Center Balikpapan merupakan sinergi Pemprov Kaltim dengan Kementerian Perdagangan melalui Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional,” jelas Heni.

Fasilitas yang telah beroperasi sejak 1 Agustus 2025 ini tidak hanya melayani UMKM Kaltim, tetapi juga pelaku usaha dari seluruh wilayah Kalimantan. Berbagai komoditas unggulan mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan khas Kalimantan difasilitasi untuk memenuhi standar ekspor.

“Peran kami ibarat marketing depan yang mengenalkan produk UMKM Kalimantan Timur ke pasar dunia. Kami juga membantu mereka memahami kompleksitas regulasi ekspor,” tambah Heni.

Keberadaan Export Center Balikpapan menjadi bukti perluasan cakupan program Jospol yang awalnya fokus pada pemberdayaan masyarakat, kini merambah ke penguatan daya saing UMKM di kancah global. Melalui layanan konsultasi, pendampingan teknis, hingga akses informasi pasar internasional, pelaku usaha mendapat dukungan komprehensif untuk naik kelas.

Fasilitas ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan klasik UMKM seperti sertifikasi produk, standarisasi kualitas, hingga pembukaan akses ke pembeli internasional. Langkah strategis ini mempertegas komitmen Pemprov Kaltim dalam membangun ekosistem usaha yang berdaya saing global melalui program Jospol. (Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga