Samarinda, Sketsa.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmen peningkatan kualitas guru, khususnya kemampuan berbahasa Inggris, melalui Program Jospol Pendidikan. Plt Kadisdikbud Kaltim Armin menegaskan hal ini sejalan dengan visi pemerataan pendidikan berkualitas dari kota hingga desa.
“Kami ingin guru-guru di Kaltim mampu berbahasa Inggris dengan baik. Ini menjadi salah satu fokus Program Jospol Pendidikan melalui berbagai pelatihan dan program banding kelas,” ujar Armin dalam peringatan Hari Guru di Samarinda, Senin (25/11/2025).
Program peningkatan kompetensi bahasa Inggris ini dirancang secara berjenjang, mencakup pelatihan intensif, pertukaran guru, dan program banding dengan sekolah-sekolah berstandar internasional. Melalui Jospol Pendidikan, guru-guru dari daerah terpencil juga mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan.
Armin menambahkan, peningkatan kualitas guru menjadi kunci utama kemajuan pendidikan di Kaltim. “Guru yang berkualitas akan mendorong terciptanya pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kaltim,” tegasnya.
Program ini juga merespons masukan dari guru-guru agama non-Islam yang menginginkan forum komunikasi yang lebih inklusif. Ke depan, Disdikbud Kaltim berkomitmen menyelenggarakan pertemuan yang melibatkan seluruh elemen guru dari berbagai latar belakang. (Cc/ Adv/ Diskominfo Kaltim)









