Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar Tewaskan 43 Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi Akibat Siklon Tropis Senyar

Kamis, 27 November 2025 - 14:12 WITA
Bagikan:
Foto: Kondisi di salah satu wilayah terdampak banjir. (ist)

Jakarta, Sketsa.id – Bencana banjir bandang menerjang tiga provinsi di Sumatra sejak 24 November 2025, menewaskan puluhan jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi. Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 43 korban jiwa di Sumatera Utara, 88 orang masih dinyatakan hilang, dan 455 kepala keluarga di Aceh harus meninggalkan rumah mereka.

Banjir yang dipicu Siklon Tropis Senyar ini melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan intensitas luar biasa. Di Kota Langsa, Aceh, air bah tiba-tiba menerjang pemukiman warga pada Selasa (25/11) pagi, merusak infrastruktur vital dan memutus aliran listrik.

“Kami hanya bisa lari menyelamatkan anak-anak, tidak sempat membawa apapun,” kisah seorang warga yang mengungsi di masjid darurat, seperti dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Aceh.

Situasi tak kalah memilukan terjadi di Sumatera Utara. Empat kabupaten – Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan – menjadi wilayah terdampak terparah. Akses transportasi terputus total setelah jalur Sumur-Banda Aceh tertutup material banjir.

BMKG menjelaskan, bibit siklon tropis 95B yang berkembang menjadi Siklon Tropis Senyar pada 26 November menjadi pemicu utama bencana ini. Siklon ini membawa hujan ekstrem dan angin kencang yang memicu pertumbuhan awan konvektif raksasa di utara Sumatra.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga telah memimpin rapat darurat penanganan bencana melalui BNPB. Bantuan logistik mulai didistribusikan via udara dan laut ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Pemerintah setempat sendiri kini menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat proses evakuasi dan bantuan. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga