Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kelanjutan program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai strategi pemerataan ekonomi desa menuju Indonesia Emas 2045.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono Kasnu, mengungkapkan hal tersebut saat membuka Bimbingan Teknis Ketahanan Pangan dan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Hotel Grand Elty Singgasana, Jumat (24/10/2025).
“Sebagai perwujudan Asta Cita, Koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kukar,” ujar Sunggono.
Meski demikian, ia mengakui adanya kegelisahan pengurus koperasi mengenai kelanjutan program. “Saya meyakinkan bahwa program ini akan tetap berjalan,” tegasnya.
Sunggono menjelaskan, tahun 2025 merupakan fase persiapan, sementara pembiayaan baru akan dimulai pada 2026. “Tahun ini kita identifikasi core business koperasi,” jelasnya.
Yang terpenting, menurut Sunggono, koperasi harus tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan sekadar program pemerintah. “Koperasi akan kuat kalau muncul kesadaran bahwa ini milik dan untuk kesejahteraan mereka sendiri,” tegasnya.
Ia meminta kepala desa dan lurah mendorong partisipasi sukarela masyarakat. “Harapannya timbul kesadaran masyarakat untuk terlibat langsung, bukan karena paksaan,” pungkas Sunggono.









