Samarinda, Sketsa.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalimantan Timur berjanji melakukan evaluasi dan perbaikan jaringan internet di 841 desa pada Januari 2026 mendatang. Hal ini menyusui keluhan masyarakat mengenai koneksi yang lambat di beberapa wilayah.
Kadis Kominfo Kaltim Muhammad Faisal mengakui adanya kendala teknis yang mempengaruhi kualitas layanan. “Kami memahami keluhan masyarakat. Jaringan internet lemot bisa disebabkan berbagai faktor, termasuk gangguan perangkat dan kondisi geografis,” ujarnya.
Faisal menjelaskan, tim teknis telah bekerja keras mengejar target pemasangan internet desa. “Rata-rata kami harus menyelesaikan 4 desa per hari. Pada Januari nanti, kami akan evaluasi menyeluruh dan ganti provider yang bermasalah,” tegasnya.
Saat ini, Kominfo Kaltim telah memasang jaringan di 734 desa dari total target 841 desa. Kendala terberat justru dihadapi di wilayah-wilayah terpencil yang belum terjangkau listrik atau sulit diakses.
“Untuk pembayaran provider, kami lakukan di awal Desember. Tapi prinsipnya, kami tak mau asal pasang. Kualitas terbaik untuk masyarakat yang jadi prioritas,” pungkas Faisal. (Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)









