2 Juta Wisatawan 2025: Kukar Kejar Rp1,5 Triliun dari Event dan Desa Wisata

Kamis, 13 November 2025 - 01:05 WITA
Bagikan:

KUTAI KARTANEGARA, Sketsa id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan target ambisius untuk tahun 2025: menggaet 2 juta kunjungan wisatawan dan meraup pendapatan sektor pariwisata Rp1,5 triliun. Angka ini melonjak 67% dari realisasi 2024 yang tercatat 1,2 juta kunjungan dengan pendapatan Rp950 miliar.


Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menegaskan bahwa strategi utama adalah mengangkat warisan budaya Kutai sebagai magnet wisata nasional sekaligus penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). “Tahun 2025, Kukar bukan hanya destinasi, tapi cerita hidup budaya dan alam yang berkelanjutan,” ujar Arianto.


Beberapa target utama 2025 yang telah ditetapkan dalam dokumen resmi pemerintah daerah:
– 10 destinasi wisata unggulan baru (termasuk 10 desa wisata model) — naik 25% dari 8 destinasi pada 2024
– 40 event nasional & festival berskala besar (termasuk Kukar Kaya Festival) — naik 60% dari 25 event tahun sebelumnya
– Anggaran sektor pariwisata Rp30 miliar (APBD + kolaborasi swasta) — meningkat 25%
Penciptaan 10.000 lapangan kerja baru di sektor UMKM wisata dengan kenaikan pendapatan desa wisata minimal 30%
– Pelestarian budaya ditargetkan 95% tradisi lokal terintegrasi dalam paket wisata (termasuk ritual Pesut Mahakam dan tari Hudoq)
– Kontribusi spillover ke IKN ditargetkan 20% dari total kunjungan wisatawan Kukar
– Indeks kepuasan wisatawan naik dari 72% (2024) menjadi 85%


Arianto menambahkan, angka-angka ini bukan isapan jempol belaka, melainkan berdasarkan tren pemulihan pariwisata pasca-pandemi dan efek multiplier dari pembangunan IKN. “Kehadiran IKN membuat Kalimantan Timur menjadi spotlight nasional. Kami menyiapkan Kukar sebagai destinasi budaya dan alam yang melengkapi IKN,” tandasnya.


Dengan strategi yang terukur dan dukungan penuh dari APBD serta kolaborasi swasta, Kutai Kartanegara optimistis menjadikan pariwisata berbasis budaya sebagai mesin ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan di tahun 2025.

Bagikan:
Infografik lainnya
Berita Terbaru

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga