Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Kabupaten Kutai Kartanegara (KUKAR) mencatat realisasi investasi yang kuat sepanjang Januari hingga September 2025. Berdasarkan laporan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KUKAR Triwulan III 2025, nilai investasi yang terealisasi, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), mencapai Rp15,2 triliun.
Angka ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim berusaha di KUKAR. Realisasi investasi tersebut juga telah berkontribusi langsung pada penciptaan lapangan kerja.
Industri Hilir Penyumbang Terbesar
Struktur investasi di KUKAR menunjukkan pergeseran yang signifikan. Sektor pengolahan atau industri hilir menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 45%, disusul oleh sektor pertambangan (30%), dan perkelapaan (15%). Data ini mengindikasikan transformasi ekonomi KUKAR dari yang berbasis ekstraktif (pertambangan) menuju industri yang bernilai tambah lebih tinggi.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KUKAR melaporkan, proyek-proyek investasi pada 2025 ini telah menyerap 8.750 tenaga kerja. Yang membanggakan, 78% di antaranya atau setara dengan 6.825 orang adalah warga lokal Kaltim. Hal ini sejalan dengan visi pemerintahan untuk memberdayakan masyarakat lokal.
Menuju Destinasi Investasi Unggulan
Pencapaian ini menjadi langkah strategis menuju visi KUKAR sebagai destinasi investasi unggulan Kalimantan Timur yang berkelanjutan dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat.
Realisasi investasi yang besar, diikuti penyerapan tenaga kerja lokal yang signifikan dan dominasi sektor industri hilir, menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi inklusif di KUKAR ke depannya. (Cc/Adv/Diskominfo Kukar)















