Samarinda, Sketsa.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tak lagi memandang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sekadar sebagai asosiasi. Dalam agenda pembangunan, HIPMI kini diproyeksikan menjadi mitra strategis, khususnya dalam mendorong lompatan menuju swasembada pangan.
Harapan itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) HIPMI Kaltim di Samarinda, Selasa (2/12).
“Kita ingin membangkitkan petani. HIPMI sebagai himpunan pengusaha tentu punya effort dan kepentingan untuk usaha yang lebih baik. Mereka sudah tertata di level manajemen,” ucap Seno Aji, menekankan nilai tambah yang dibawa pengusaha muda.
Menurutnya, langkah konkretnya adalah dengan melibatkan HIPMI dalam pengelolaan sumber daya pangan. Pola manajemen modern yang dimiliki pengusaha, diyakini bisa menjadi solusi untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.
“Secara konseptual, mereka memiliki pola manajemen yang lebih baik. Kami berharap teman-teman HIPMI bisa ikut serta sebagai bagian dari swasembada pangan di sini,” tambahnya.
Tawaran kolaborasi ini bukan sekadar wacana. Seno Aji mengungkapkan, sudah ada minat investasi dari pengusaha muda, termasuk dari negara sahabat seperti China dan Italia, untuk mengembangkan ekonomi di Kaltim. Pemerintah daerah siap memfasilitasi dan menjadi partner bisnis yang baik.
“Kalau ini bisa kita wujudkan, lokalnya pun bisa tumbuh. Tentu akan menarik lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi kita,” pungkasnya.
Peran HIPMI di Kaltim, lanjutnya, juga mengalami transformasi. Dari yang sebelumnya banyak bergerak sebagai kontraktor proyek APBD, kini mulai merambah ke sektor riil seperti peternakan ayam dan perkebunan.
“Ini sangat bagus bagi Kaltim. Ini pengusaha riil yang benar-benar bisa menambah sumber daya manusia dan tenaga kerja,” tegas Seno Aji.
Dengan sinergi ini, Pemerintah Kaltim berharap tercipta ekosistem pertanian dan pangan yang lebih kokoh, berkelanjutan, dan digerakkan oleh semangat kewirausahaan muda. (Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)









