Cadangan Beras Kaltim Melimpah, Siap Jaga Stabilitas Harga Nataru

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:24 WITA
Bagikan:
Foto: Ilustrasi stok beras . (Ist)

Samarinda, Sketsa.id  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyatakan kesiapan penuh logistik menyambut periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepastian ini ditegaskan di tengah peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu distribusi.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memastikan cadangan beras dalam kondisi sangat aman. Stok Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog Subdivre Kaltim-Kaltara tercatat sebanyak 28.900 ton. Jumlah ini dinilai lebih dari cukup untuk menjamin kebutuhan dua provinsi hingga Januari 2026.

“Kita sudah cek persiapan di lapangan. Makanan cukup, tidak ada kekurangan, baik untuk Natal maupun bahan tambahan. Aman di pasar,” kata Seno Aji, Selasa (3/12).

Komitmen menjaga ketahanan pangan juga diwujudkan melalui penyerapan hasil petani lokal. Sepanjang tahun, Bulog telah menyerap lebih dari 9.500 ton gabah dari petani di Kaltim, suatu peningkatan yang signifikan dan menjadi fondasi untuk target swasembada pangan daerah.

Namun, ancaman datang dari langit. Berdasarkan prakiraan BMKG, puncak hujan dengan intensitas tinggi diprediksi terjadi pada awal Desember, berpotensi memicu banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah.

Menyikapi hal ini, Seno Aji telah menggelar rapat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Fokusnya adalah memastikan rantai distribusi logistik tetap lancar, bahkan jika cuaca buruk melanda.

“Kita ingin masyarakat tidak terkena dampak bahaya. Sebelum periode puncak hujan, mereka yang di zona rawan sudah harus mencari tempat yang lebih aman. Edukasi dan sosialisasi terus kita genjarkan,” tegas Wagub.

Strategi mitigasi yang disiapkan termasuk pemetaan rute distribusi alternatif, baik melalui darat maupun udara, khususnya untuk mengantisipasi gangguan di wilayah pesisir seperti Balikpapan dan Paser. Koordinasi juga diperkuat dengan Kementerian Dalam Negeri dan pelaku pariwisata untuk mengatur arus mudik dan wisatawan agar terhindar dari lokasi berisiko.

Dengan cadangan bahan pokok yang melimpah dan skenario antisipasi bencana yang terintegrasi, Pemprov Kaltim optimistis dapat mengamankan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama perayaan Nataru, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran. (Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga