Elon Musk Akhiri 2025 Sebagai Orang Terkaya, Kekayaan Capai Rp12.130 Triliun

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:35 WITA
Bagikan:
Foto: Elon Musk (ist)

Sketsa.id – Data terkini mengonfirmasi bahwa Elon Musk mengakhiri tahun 2025 dengan gelar yang tak tergoyahkan: orang terkaya di dunia. Kekayaan bersih pendiri Tesla dan SpaceX itu mencapai 726,3 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp12.130 triliun menurut nilai tukar penutupan akhir tahun.

Meski sempat terkoreksi ringan 3,3 miliar dolar AS seiring pelemahan saham Tesla di akhir perdagangan, angka ini tetap mencatatkan rekor tertinggi baru dan melambungkan aset Musk jauh di atas pesaing terdekatnya.

Peta Kekayaan Global: Musk di Puncak yang Tak Terjangkau
Posisi Musk di puncak daftar orang terkaya dunia telah bertahan sejak Mei 2024, saat ia mengambil alih posisi dari raja mode Bernard Arnault. Jarak antara Musk dan pesaingnya begitu lebar.

Berikut peringkat lima besar menurut data Forbes:

  1. Elon Musk: $726,3 miliar (Rp 12.130 triliun)
  2. Larry Page (Pendiri Google): $256,9 miliar (Rp 4.291 triliun)
  3. Larry Ellison (Ketua Oracle): $245 miliar (Rp 4.092 triliun)
  4. Jeff Bezos (Pendiri Amazon): $242,2 miliar (Rp 4.045 triliun)
  5. Sergey Brin (Pendiri Google): $237,1 miliar (Rp 3.960 triliun)

Lebih Besar dari Negara dan Korporasi Raksasa
Yang lebih mengejutkan, kekayaan pribadi Musk kini bahkan melampaui total Produk Domestik Bruto (PDB) beberapa negara maju. Kekayaannya lebih tinggi dari perekonomian Belgia ($716 miliar)Irlandia ($708 miliar), dan Argentina ($683 miliar), berdasarkan data Dana Moneter Internasional (IMF).

Tidak hanya itu, nilai kekayaannya juga melampaui kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan raksasa seperti Oracle ($560 miliar), Johnson & Johnson ($498,6 miliar), dan LVMH milik Arnault ($375,9 miliar).

Perjalanan Menuju Triliunan Dolar: Peran SpaceX dan Tesla
Lonjakan monumental Musk pada tahun 2025 tidak lepas dari kinerja dua perusahaannya. Kenaikan signifikan terjadi setelah SpaceX meluncurkan penawaran tender yang menilai perusahaan antariksa tersebut sebesar 800 miliar dolar AS, naik dua kali lipat dari valuasi Agustus lalu. Hal ini menambah sekitar 168 miliar dolar AS pada kekayaan bersih Musk.

Dengan disetujuinya paket kompensasi baru untuk Musk oleh pemegang saham Tesla pada November lalu, yang nilainya berpotensi mendekati 1 triliun dolar AS jika target perusahaan terpenuhi, dunia kini bersiap menyaksikan tonggak berikutnya: kemungkinan Musk menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan satu triliun dolar.

Meski pasar saham selalu fluktuatif, pencapaian di penghujung 2025 ini semakin mengukuhkan posisi Elon Musk bukan hanya sebagai seorang inovator teknologi, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang pribadinya setara dengan kekuatan negara-negara berdaulat. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga