Gubernur Rudy Mas’ud Laporkan Kerusakan Jalan Nasional Kaltim Langsung ke Menko AHY

Senin, 12 Januari 2026 - 04:28 WITA
Bagikan:
Foto: Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Menko AHY (Dok adpim Kaltim)

Balikpapan, Sketsa.id – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memanfaatkan kesempatan langka untuk menyampaikan laporan penting langsung kepada pemerintah pusat. Saat mengantar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Bandara SAMS Balikpapan, Senin (12/1), Harum melaporkan langsung kondisi memprihatinkan sejumlah jalan nasional di Kaltim.

Laporan disampaikan sambil Gubernur sendiri menyetir mobil dinas KT-1, dengan AHY duduk di sampingnya. Fokus laporan adalah kondisi ruas jalan menuju Kabupaten Kutai Barat yang baru saja dilalui Harum dan terbukti mengalami kerusakan.

Merespon laporan tersebut, Menko AHY langsung menyatakan komitmennya. “Saya akan mengawal perbaikan seluruh jalan nasional di wilayah Kalimantan Timur,” tegas AHY seperti dikonfirmasi dalam perjalanan tersebut.

Fokus pada Jalan Strategis Menuju IKN

Tidak hanya jalan nasional, Gubernur juga menyoroti kondisi ruas jalan Sotek–Bongan yang letaknya tidak jauh dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena statusnya yang masih non-nasional, Pemprov Kaltim akan melakukan peningkatan jalan tersebut menggunakan APBD Kaltim sebagai langkah awal.

“Setelah ditingkatkan, kami akan usulkan agar status Jalan Sotek–Bongan dinaikkan menjadi jalan nasional. Jalur ini sangat strategis untuk distribusi barang dan penumpang menuju Kutai Barat dan Mahakam Ulu dari arah Balikpapan dan IKN,” jelas Rudy Mas’ud.

Peningkatan jalur ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan memperlancar arus logistik menuju wilayah pedalaman Kaltim.

Pertemuan informal ini terjadi pada hari yang sama dengan agenda resmi Menko AHY untuk menghadiri peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto. Laporan langsung dari lapangan ini diharapkan dapat mempercepat perhatian dan penanganan pusat terhadap masalah infrastruktur darat di Kaltim. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga