Dispora Kaltim Gelar Festival Musik Kreatif, Ajang Unjuk Gigi Pemuda

Rabu, 6 November 2024 - 07:58 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mengadakan Festival Musik Kreatif Pemuda se-Kalimantan Timur 2024 sebagai wadah bagi para musisi muda di provinsi tersebut untuk unjuk bakat.

Festival yang akan berlangsung pada 16-17 November 2024 di Samarinda ini, terbuka bagi putra-putri Kaltim berusia 16 hingga 30 tahun.

Pendaftaran festival ini sudah dibuka sejak 3 Oktober dan akan ditutup pada 14 November 2024.

Tercatat 22 grup band dengan anggota antara 3 hingga 6 orang akan diterima dalam kompetisi ini tanpa biaya pendaftaran. Namun, peserta wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang membuktikan bahwa mereka berasal dari Kalimantan Timur.

“Festival ini kami rancang agar menjadi ajang kreatif bagi pemuda Kaltim. Selain berkompetisi, kami berharap para peserta dapat saling berkolaborasi dan mengembangkan kemampuan,” ujar Hasbar, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan juri dari praktisi dan akademisi, yang diharapkan mampu memberikan penilaian yang objektif dan mendukung peningkatan kualitas musik pemuda daerah.

Dalam festival ini, peserta diwajibkan menyanyikan lagu nasional “Bangun Pemuda Pemudi” sebagai bentuk penghargaan terhadap semangat persatuan. Selain itu, mereka juga dapat memilih satu dari beberapa lagu populer seperti “Ya Sudahlah” dari Bondan Prakoso feat Fade 2 Black, “Optimis” dari Virzha, “Kejar Mimpi” dari Maudy Ayunda, dan “Satu Indonesia” dari Kotak. Para pemenang akan mendapat hadiah uang tunai, dengan total hadiah untuk juara pertama sebesar Rp10,4 juta, juara kedua Rp7,8 juta, dan juara ketiga Rp5,2 juta.

Meski persiapan telah matang, lokasi festival sempat menjadi kendala. Dispora Kaltim awalnya berencana menggunakan Teras Samarinda, namun tempat tersebut sudah penuh dengan agenda hingga akhir tahun.

Begitu pula dengan Kompleks GOR Kadrie Oening yang tidak bisa mengakomodasi festival musik pada waktu tersebut.

“Kami telah meminta izin dari pihak eks Bandara Temindung. Mudah-mudahan bisa diselenggarakan di sana sesuai rencana,” jelas Hasbar.

Dispora Kaltim berharap festival ini dapat menjadi ajang tahunan yang akan terus mendukung pengembangan musik lokal dan memunculkan bakat-bakat muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

“Dengan adanya acara seperti ini, kami berharap anak-anak muda Kaltim tidak hanya menghibur, tapi juga semakin percaya diri dalam menunjukkan kreativitas mereka di kancah yang lebih luas,” tutup Hasbar. (Adv/Dispora Kaltim/cc)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga