Prestasi Atlet Harus Tetap Jadi Prioritas

Sabtu, 23 November 2024 - 15:39 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id – Perselisihan di tubuh Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Kaltim memunculkan dualisme kepengurusan yang memprihatinkan. Situasi ini dikhawatirkan berdampak buruk pada pembinaan atlet dan pencapaian prestasi olahraga Kurash di Kaltim.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan pentingnya menjaga tujuan utama organisasi olahraga. “Apa sih yang dicari dengan dualisme? Jika ada kesalahpahaman, kembali ikuti aturan yang ada,” kata Rasman.

Meski konflik ini bukan ranah utama Dispora, Rasman memastikan pihaknya akan memediasi masalah tersebut. “Kami akan coba fasilitasi untuk mediasi kedua kubu ini. Karena kan sebenarnya tujuannya sama, yakni mengembangkan pembinaan dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Dualisme di Ferkushi muncul menjelang persiapan PON, yang seharusnya menjadi momen bagi atlet untuk fokus berlatih. Namun, perselisihan justru memicu pergeseran perhatian, dari pengembangan atlet ke ego antar kubu kepengurusan.

Dispora Kaltim menilai bahwa konflik semacam ini hanya akan merugikan atlet dan menghambat prestasi olahraga. Rasman berharap, musyawarah mufakat bisa menjadi jalan keluar bagi kedua belah pihak, agar organisasi kembali solid dan berorientasi pada tujuan utama.

“Jangan sampai para atlet menjadi korban dari konflik internal. Prestasi harus tetap menjadi prioritas utama,” tutup Rasman. Dengan langkah mediasi ini, diharapkan olahraga Kurash Kaltim bisa kembali fokus dan menunjukkan performa terbaiknya di ajang nasional. (ADV/Dispora Kaltm/cc)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga