Samarinda, Sketsa.id – Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial TN dilarikan ke rumah sakit setelah nekat menenggak 10 butir paracetamol. Diduga, aksi nekat ini dilakukan lantaran korban kerap mengalami perundungan (bullying) di sekolahnya.
Korban ditemukan dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri setelah menelan obat dalam jumlah berlebihan.
Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak dan Perempuan, Rina Zainum, membenarkan adanya dugaan bullying yang menjadi latar belakang tindakan TN. Pihaknya masih terus menggali informasi lebih lanjut terkait insiden ini.
“Dari keterangan yang kami terima, korban sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-teman sekolahnya. Saat ini, kami sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujar Rina Zainum.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan perundungan yang dialami korban. Polisi telah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk pihak sekolah, keluarga, serta teman-teman TN.
“Kami masih mendalami kasus ini, mengumpulkan bukti serta keterangan dari saksi-saksi. Jika terbukti ada unsur bullying, kami akan mengambil langkah hukum sesuai aturan yang berlaku,” kata Kapolsek Anggana, AKP Akhmad Wira Taryudi.
Hingga saat ini, TN masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak keluarga berharap kondisi korban segera membaik dan kasus ini dapat diusut tuntas demi mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (*)









