Alasan Patrick Kluivert ‘Hilangkan’ Marselino Ferdinan dari Skuat Timnas Indonesia, Netizen: Kami Kecewa

Kamis, 25 September 2025 - 06:29 WITA
Bagikan:
Foto: ist

Jakarta, Sketsa.id – Kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia kembali menuai sorotan. Kali ini, pelatih asal Belanda itu dikritik habis-habisan karena tidak memasukkan nama Marselino Ferdinan dalam daftar 28 pemain untuk laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak dan Arab Saudi.

Keputusan itu langsung menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Bagaimana tidak? Marselino adalah pahlawan kemenangan Indonesia atas Arab Saudi di babak sebelumnya. Kini, di momen penting, sang “jagoan” justru absen.

Baca Juga: [Tautkan ke artikel terkait, contoh: “Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia untuk Hadapi Irak dan Arab Saudi”]

Netizen Geram, Tapi Ada Alasan Logis di Baliknya

Amukan netizen cukup keras. “Indonesia pernah ngalahin Arab Saudi dengan dua gol Marselino,” tulis salah satu akun Twitter dengan nada kecewa. Mereka merasa Kluivert melupakan jasa pemain yang sering menjadi pembeda di laga-laga besar.

Namun, kalau ditelisik lebih dalam, keputusan Kluivert ini punya dasar yang cukup kuat. Marselino sedang tidak dalam kondisi ideal.

Pemain berusia 21 tahun itu sudah lama tidak merasakan lapangan hijau. Terakhir kali ia bermain adalah untuk Oxford United melawan Liga Indonesia All Star pada Juli 2025 lalu. Setelah itu, ia mengalami cedera dan memutuskan pindah ke klub Slovakia, AS Trencin, awal September.

Masalahnya, hingga kini proses kepindahannya terhambat masalah izin kerja. Marselino dikabarkan masih berada di Jakarta dan belum bisa bergabung dengan klub barunya. Artinya, ia tidak memiliki ritme bermain yang cukup compared kepada pemain lain yang rutin tampil di liga.

Kluivert Pilih Pemain dengan Kondisi Terbaik

Dalam situasi krusial seperti Kualifikasi Piala Dunia, seorang pelatih tentu membutuhkan pemain dengan kondisi fisik dan mental terprime. Kluivert tampaknya lebih memilih pemain yang sedang aktif dan fit, meski harus mengorbankan nama besar seperti Marselino.

Selain Marselino, beberapa nama lain yang juga absen adalah Ivar Jenner, Elkan Baggott, Asnawi Mangkualam, dan Pratama Arhan. Ini menunjukkan bahwa Kluivert sedang membersihkan skuat dan hanya memilih yang menurutnya siap tempur 100%.

Kini, harapan untuk meraih poin penuh berada di pundak pemain yang dipanggil. Semoga keputusan sulit Kluivert ini membuahkan hasil manis dan mimpi Piala Dunia 2026 tetap menyala.(*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga