Mahakam Ulu, Sketsa.id – Aliran sungai Mahakam, yang menjadi denyut nadi kehidupan warga Mahakam Ulu (Mahulu), hari ini menyaksikan sebuah terobosan penting dalam layanan kesehatan. Di Pelabuhan Ujoh Bilang, Rabu (7/1), Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi menyerahkan satu unit ambulans terapung yang berdampingan dengan berbagai bantuan strategis lainnya.
Penyerahan bantuan senilai total miliaran rupiah ini diterima langsung oleh Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, dalam rangkaian kunjungan kerja hari kedua Gubernur Harum ke wilayah pedalaman Kaltim. Acara ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kaltim, Hj. Sarifah Suraidah Harum, Wakil Bupati Mahulu Suhuk, dan jajaran Forkopimda setempat.
“Kehadiran ambulans terapung ini adalah janji negara untuk hadir di tengah masyarakat yang hidup bersama sungai. Ini untuk memastikan layanan kesehatan darurat bisa lebih cepat, aman, dan menjangkau tempat yang tak bisa dilalui darat,” ujar Gubernur Harum dalam sambutannya.
Paket Komprehensif: Dari Kesehatan hingga Pemulihan Rumah
Bantuan yang diserahkan merupakan paket komprehensif yang menyentuh tiga aspek utama:
- Penanggulangan Bencana & Kesehatan: Selain ambulans terapung senilai Rp1,7 miliar dari Dinas Kesehatan Provinsi, diserahkan pula 1 unit kapal evakuasi cepat, 5 unit perahu polietilena lengkap dengan mesin, dan 1 unit ekskavator mini dari BPBD Kaltim. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat respons daerah terhadap keadaan darurat di daerah aliran sungai.
- Dukungan Pariwisata: Untuk mendukung potensi lokal, Pemprov juga menyerahkan 1 unit panggung kesenian dan 1 unit toilet biotek kepada Desa Wisata Batu Majang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan dan membuka peluang ekonomi baru.
- Perbaikan Hunian: Usai penyerahan bantuan dari dinas teknis, Gubernur Harum bersama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menyalurkan bantuan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebanyak 50 keluarga di Kampung Bumi Urip Keriman masing-masing menerima bantuan senilai Rp25 juta per unit rumah.
“Kami tidak hanya membangun infrastruktur besar, tetapi juga memastikan fondasi kehidupan warga, yaitu rumah yang layak, bisa terwujud,” tambah Harum.
Tinjauan Progres Bandara Ujoh Bilang
Usai serah terima, Gubernur bersama rombongan meninjau progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang, yang didampingi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Mahulu. Bandara ini diharapkan menjadi gerbang udara baru yang mempercepat konektivitas Mahulu dengan wilayah lain.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk melakukan percepatan pembangunan yang inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdalam. Bantuan-bantuan yang diberikan tidak hanya berupa aset fisik, melainkan simbol nyata bahwa akses kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan harus merata hingga ke pelosok sungai sekalipun.









