Andi Harun Buka Suara Soal Polemik Dirut Bank Kaltimtara: Pilihan Hanya Dua, Tak Bisa Usulkan Nama Baru

Jumat, 3 April 2026 - 06:45 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id – Wali Kota Samarinda Andi Harun angkat bicara terkait polemik pemilihan Direktur Utama Bank Kaltimtara yang kini hanya menyisakan dua kandidat, keduanya bukan berasal dari Kalimantan Timur. Ia menegaskan bahwa para pemegang saham tidak memiliki ruang untuk mengusulkan nama baru di luar dua calon yang telah dinyatakan lolos uji kelayakan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Penjelasan ini disampaikan Andi Harun usai menerima undangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya digelar pada 20-23 April 2026 di Kota Samarinda. Agenda utama RUPS tersebut adalah penetapan direksi baru dan komisaris utama Bank Kaltimtara.

Saya tidak ingin mendahului RUPS. Kita tunggu saja nanti pada saat RUPS. Saya tidak memiliki tanggapan khusus untuk itu,” ujar Andi Harun saat ditanya soal kedua calon yang bukan putra daerah.

Andi Harun menjelaskan bahwa proses seleksi calon direksi telah melalui tahapan yang ditentukan, termasuk fit and proper test oleh OJK. Hasilnya, hanya dua nama yang dinyatakan lolos. Para pemegang saham, menurutnya, hanya bisa memilih salah satu dari dua calon tersebut. 

“Pilihannya hanya dua yang lolos dari OJK. Tinggal pilihannya apakah yang satu atau yang lainnya. Untuk mengajukan nama baru hampir tidak ada lagi ruang karena prosesnya sudah ditetapkan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa keputusan akhir sangat bergantung pada komposisi kepemilikan saham. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan lebih dari 50 persen. Dengan demikian, calon yang dikehendaki pemerintah provinsi memiliki peluang besar untuk terpilih. “Kalau terjadi pemungutan suara, tetap saja pemerintah provinsi yang mendapatkan porsi lebih besar karena kepemilikan sahamnya di atas 50 persen,” jelasnya.

Mengenai sorotan Gubernur Kaltim terhadap kinerja dan dividen Bank Kaltimtara yang dinilai kurang maksimal di Samarinda, Andi Harun memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh. Ia mengatakan bahwa pembahasan mengenai laporan direksi akan dilakukan dalam forum RUPS nanti.

“Menyangkut tentang laporan direksi itu dibicarakan juga di RUPS. Masing-masing pemerintah atau pemegang saham punya penilaian masing-masing. Saya belum bisa mengomentari lebih jauh karena dinamikanya dalam RUPS nanti akan kita lihat,” pungkasnya.

RUPS Bank Kaltimtara dijadwalkan berlangsung pada 20-23 April 2026. Seluruh pemegang saham, termasuk Pemkot Samarinda, akan membahas sejumlah agenda, termasuk penetapan direksi dan komisaris utama yang baru. (cc)

Bagikan:

Polresta Samarinda Bongkar 79 Kasus dalam 21 Hari: Ada Pembunuhan, Curanmor, hingga Cap Tikus 9,8 Ton