Aset RSI Samarinda Kembali ke Pemprov 3 Desember, Layanan Kesehatan Berpotensi Diaktifkan

Sabtu, 15 November 2025 - 08:47 WITA
Bagikan:
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin

Samarinda, Sketsa.id– Aset Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda akan sepenuhnya kembali ke pengelolaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 3 Desember 2025 mendatang. Setelah puluhan tahun dikelola Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi), lahan strategis ini diharapkan dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, mengungkapkan kondisi terkini aset tersebut. “Sebagian besar bangunan adalah aset Pemprov, sedangkan sebagian kecil tetap milik yayasan. Yang menjadi hak yayasan dapat segera diaktifkan kembali,” jelasnya.

RSI Samarinda yang berhenti beroperasi sejak 2016 kini menyisakan sejumlah fasilitas yang masih berpotensi dihidupkan kembali. Yarsi disebut telah menyampaikan rencana pembangunan gedung rumah sakit baru di atas lahan yang menjadi hak mereka.

“Kami mendukung penuh jika yayasan ingin menghidupkan kembali layanan kesehatan secara bertahap. Aset publik harus dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Jaya.

Untuk aset milik Pemprov, langkah selanjutnya menunggu keputusan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim. Kejelasan status aset diharapkan dapat segera diperoleh agar kawasan strategis ini tidak terus terbengkalai.

Masyarakat Samarinda kini menantikan keputusan Pemprov Kaltim mengenai masa depan bekas RSI. Opsi yang dipertimbangkan antara lain kerja sama baru, penataan ulang bangunan, atau pengembangan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.(Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga