DPRD Kaltim Soroti Kerusakan Jalan akibat Lalu Lintas Perusahaan di Sangkulirang

Kamis, 29 Mei 2025 - 06:20 WITA
Bagikan:
FOTO: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan

Samarinda, Sketsa.id – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, menyoroti kerusakan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Kecamatan Sangkulirang yang disebabkan oleh lalu lintas perusahaan di wilayah konsesi.

Hal ini dinilainya sebagai hambatan utama dalam pengembangan destinasi wisata unggulan seperti Pulau Miang dan Dermaga Sembalokan.

“Kondisi jalan menuju Pulau Miang dan Dermaga Sembalokan memang belum optimal. Sebagian besar kerusakan disebabkan oleh lalu lintas perusahaan di wilayah konsesi, bukan jalan umum,” jelas Agusriansyah, Sabtu (29/05/2025).

Ia mendorong perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut untuk bertanggung jawab terhadap perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur yang terdampak.

Menurutnya, keterlibatan sektor swasta sangat penting agar pembangunan tidak hanya dibebankan pada pemerintah daerah.

Sejauh ini, beberapa langkah perbaikan telah dilakukan, termasuk pengecoran jalan menuju dermaga serta pembangunan fasilitas pendukung seperti tambat kapal dan area parkir.

Langkah tersebut dinilai penting dalam menunjang kenyamanan wisatawan yang datang ke Pulau Miang, destinasi yang kian diminati di wilayah Kutai Timur.

DPRD Kaltim, kata Agusriansyah, juga terus berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana pembangunan jembatan lingkar dua kilometer di Pulau Miang yang akan dibiayai lewat APBD murni tahun ini.

“Kami ingin Pulau Miang lebih mudah diakses dan terintegrasi dengan kawasan wisata lain, sehingga berdampak positif bagi ekonomi lokal melalui pariwisata,” ujarnya.

Agusriansyah menambahkan, percepatan pembangunan tersebut juga memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi. Untuk itu, ia berencana melakukan kunjungan kerja ke Kutai Timur guna memastikan proses percepatan berjalan sesuai harapan.

“Saya akan bertemu dengan Bappeda dan Bupati untuk memastikan proses percepatan berjalan lancar. Potensi wisata ini harus diwujudkan, bukan hanya jadi wacana,” tandasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga