Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Wakil Bupati Rendi Solihin menyerahkan empat unit power thresher kepada kelompok tani di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (5/11/2025).
Menurut Wabup Rendi, kondisi geografis Kukar menjadi tantangan tersendiri dalam mekanisasi pertanian. “Banyak wilayah di Kukar yang belum bisa dijangkau combine harvester. Kondisi tanah dan lapangan tidak memungkinkan mesin besar masuk, sehingga power thresher lebih tepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan perbedaan kondisi pertanian Kukar dengan daerah lain. “Di Jawa tidak perlu kapur, sedangkan di sini perlu. Uang yang seharusnya untuk modernisasi alsintan, harus dialokasikan dulu untuk pengapuran tanah,” jelas Rendi.
Meski menghadapi tantangan, kontribusi Kukar terhadap ketahanan pangan Provinsi Kaltim cukup signifikan. “Sekitar 54% beras yang beredar di Kaltim berasal dari Kukar. Harapannya di tahun mendatang bisa meningkat hingga 60-70%,” harap Wabup.
Sektor perikanan justru menjadi andalan Kukar. Produksi ikan air tawar dan laut sepenuhnya dipasok dari daerah ini, bahkan sebagian dikirim ke Jawa dan Sulawesi.
Kepala Desa Bangun Rejo Yuyun Porwanti menyambut baik bantuan ini. “Dari 17 kelompok tani di desa kami, semua akan merasakan manfaat bantuan power thresher ini,” ujarnya.
Yuyun juga mengapresiasi perhatian pemkab terhadap fasilitas keagamaan. “Bantuan perlengkapan musala seperti Al-Qur’an, Iqra, sarung, dan sejadah sangat membantu warga,” pungkasnya.
Bantuan alsintan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Kukar dalam meningkatkan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani di Bumi Etam. (Cc/Adv/Diskominfo Kukar)









