Kerjasama Dispora dan DPK Kaltim Wujudkan Tata Kelola Arsip yang Profesional

Sabtu, 16 November 2024 - 07:08 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme tata kelola arsip dengan menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim. Kerjasama antara kedua instansi ini menjadi kunci utama dalam menyusun arsip yang teratur dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Pada 5 November 2024, Dispora Kaltim melaksanakan pemusnahan 4.479 berkas arsip usang dengan rentang waktu antara 2005 hingga 2011, yang dilakukan menggunakan mesin pencacah setelah mendapatkan persetujuan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ruang penyimpanan yang lebih efisien dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan Dispora.

Pelaksana Harian Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menjelaskan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dispora dalam memaksimalkan pengelolaan arsip. “Semakin banyak kegiatan, semakin banyak arsip yang harus dikelola. Karena itu, kami mempersiapkan Depo Arsip yang lebih luas dan menerapkan penanganan khusus,” ujarnya.

Selain memusnahkan arsip, Dispora Kaltim juga menyerahkan 142 arsip statis yang bernilai sejarah kepada DPK Kaltim untuk disimpan dan dikelola. Ini menjadi bukti kerjasama yang baik antara Dispora dan DPK Kaltim dalam melestarikan arsip yang memiliki nilai penting bagi sejarah daerah.

Pelaksana tugas Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, menilai bahwa pengelolaan arsip yang baik tidak hanya penting bagi transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga sebagai dasar hukum dalam pemeriksaan, pengawasan, dan evaluasi. “DPK Kaltim terus berupaya proaktif mendampingi OPD dalam pengelolaan arsip, dan Dispora Kaltim menjadi contoh dalam menerima pendampingan kami, sehingga arsip mereka kini telah ditata sesuai standar,” kata Anita.

Anita berharap pengelolaan arsip yang profesional ini akan menjadi budaya di setiap OPD, yang pada gilirannya akan meningkatkan tata kelola administrasi di Kalimantan Timur secara keseluruhan. (adv/ Dispora Kaltim/ cc)

 

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga