Lokakarya Membatik Rumah BUMN Samarinda Peringati Hari Batik Nasional 2025

Jumat, 3 Oktober 2025 - 04:48 WITA
Bagikan:
Foto: ist

Samarinda, Sketsa.id – Dalam semangat mempertahankan warisan budaya, Rumah BUMN Samarinda mengadakan Lokakarya Technical Skill Membatik pada Kamis (2/10). Acara yang digelar dalam rangka Hari Batik Nasional ini menghadirkan dua pelaku UMKM binaan, Borneo Hijab Nusantara dan Borneo Craft Indonesia, untuk berbagi ilmu tentang seni membatik dan kekayaan wastra khas Kalimantan Timur.

Manager SSGS Telkom Witel Kaltimtara, Muchammad Arif Suhartono, membuka acara dengan menekankan arti penting batik sebagai identitas bangsa. “Batik adalah warisan leluhur yang harus terı kita jaga. Mari bersama-sama melestarikan budaya ini agar tetap hidup di hati generasi muda,” ajaknya.

Muhammad Zakki Ghufron, CEO Rumah BUMN Samarinda, menambahkan bahwa batik Kalimantan memiliki ciri khas yang mendalam. “Setiap goresan motif batik Kalimantan, terutama yang terinspirasi dari tumbuhan, mengandung pesan tentang kelestarian alam. Inilah yang membuatnya begitu istimewa,” jelas Zakki dengan semangat.

Peserta lokakarya tak hanya mendengar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik membatik dipandu Shinta, pemilik Borneo Hijab Nusantara. Dengan peralatan lengkap seperti canting,lilin cair, dan pewarna alami, mereka menciptakan karya unik bernuansa Kalimantan di atas kain dan totebag.

Acara yang berlangsung interaktif ini tidak hanya tentang melestarikan budaya, tetapi juga menjadi wadah untuk mempromosikan produk UMKM lokal. Ke depannya, Rumah BUMN Samarinda berkomitmen terus mendukung pelestarian batik dan pemberdayaan pengrajin lokal sebagai bagian dari kontribusi BUMN untuk negeri.(*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga