Mahulu Bersiap Untuk PSU, Ananda Ingatkan Jangan golput

Jumat, 9 Mei 2025 - 05:51 WITA
Bagikan:
foto : Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis. (Foto/Chandra/Adv)

Samarinda, Sketsa.id – Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), sebagai kabupaten termuda di Kalimantan Timur, kini sedang bersiap melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya. Rencananya, PSU Mahulu akan digelar tepat pada 24 Mei 2025 mendatang.

Antusiasme menyambut PSU mulai tampak di tengah masyarakat. Tiga pasangan calon (paslon) akan kembali bertarung memperebutkan kepercayaan rakyat Mahulu. Paslon nomor urut 01 masih diisi oleh Yohanes Akun dan Y Juan Jenay. Paslon nomor urut 02 adalah Novita Bulan dan Artya Fathra Mathin. Sementara paslon nomor urut 03 yakni Angela Idang Belawan dan Suhuk.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan PSU di Mahulu. Dalam wawancara yang digelar Kamis (08/05), Ananda menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam menentukan pemimpin yang akan membawa arah pembangunan lima tahun ke depan.

“Ini bukan sekadar memilih ulang. Ini adalah momen penentu masa depan Mahulu. Lima tahun itu waktu yang lama, jadi satu suara sangat berarti. Sayang sekali kalau disia-siakan,” ujarnya.

Ia menilai PSU adalah bagian dari perbaikan sistem demokrasi yang patut diapresiasi. Proses ini menunjukkan bahwa setiap suara masyarakat sangat berharga dan dijamin perlindungannya oleh hukum. Ananda pun mengajak seluruh warga Mahulu untuk tidak bersikap apatis terhadap proses politik ini.

“Jangan golput. Satu suara itu mahal karena berdampak selama lima tahun ke depan. Gunakan hak pilih dengan bijak dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ananda juga menekankan bahwa tantangan Mahulu ke depan tidaklah ringan. Infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat masih membutuhkan perhatian serius. Karena itu, pemimpin yang dipilih melalui PSU diharapkan benar-benar hadir untuk rakyat dan memahami realitas daerah.

“Mahulu butuh pemimpin yang mampu mengedepankan kepentingan masyarakat luas. Karena itu, mari kita manfaatkan PSU ini dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab,” katanya. (Adv/ DPRD Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga