Muara Jawa Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-47 Kukar Tahun 2026

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:44 WITA
Bagikan:
Foto: Bupati Aulia Rahman Basri berfoto bersama Sekda Sunggono Kasnu, Forkopimda, dan para camat usai penutupan MTQ ke-46 Kukar.

Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Kecamatan Muara Jawa resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2026. Penetapan ini diumumkan langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam penutupan MTQ ke-46 di Lapangan Parkir Stadion Rondong Demang, Kamis (30/10/2025) malam.

Bupati Aulia mengungkapkan alasan khusus di balik pemilihan Muara Jawa. “Kita memilih Muara Jawa karena wilayah ini akan terdampak deliniasi IKN. Kami khawatir nanti tidak mendapat giliran lagi,” ujarnya.

Secara urutan normal, MTQ selanjutnya seharusnya diselenggarakan di wilayah hulu Kukar. Namun pertimbangan administratif dan kedekatan geografis Muara Jawa dengan IKN membuat pemerintah daerah mengambil keputusan khusus.

“Ini sekaligus menunjukkan bahwa meski tiga kecamatan termasuk Muara Jawa akan masuk wilayah deliniasi IKN, Pemkab Kukar tetap memperhatikan mereka,” tegas Bupati Aulia.

Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menyelenggarakan MTQ setiap tahun sebagai wujud pembinaan keagamaan dan penguatan syiar Islam. Ia berharap Muara Jawa dapat mencontoh kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-46 di Tenggarong.

“MTQ insyaallah akan kita laksanakan setiap tahun. Kesalahan yang terjadi tahun ini mari kita perbaiki, dan yang baik kita lanjutkan,” pesannya.

Bupati juga menyoroti aspek sosial ekonomi MTQ ke-46. Meski banyak hotel tersedia, peserta memilih tinggal di rumah warga, yang dinilainya sebagai wujud nyata program kerakyatan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Semoga pola seperti ini bisa diteruskan di Muara Jawa nanti,” harapnya.

Dengan ditetapkannya Muara Jawa sebagai tuan rumah MTQ ke-47, Pemkab Kukar berharap semangat syiar Al-Qur’an terus menyebar ke seluruh penjuru daerah.

“MTQ bukan hanya kompetisi, tapi jalan untuk memperkuat iman dan mempererat ukhuwah Islamiyah di Kukar,” pungkas Bupati Aulia. (Cc/Adv/Dsikominfo Kukar)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga