Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan Anugerah Kebudayaan Kukar 2025. Acara yang digelar di Taman Tanjong, Tenggarong, Jumat (24/10) malam ini menjadi wujud nyata apresiasi bagi para pelaku seni dan penjaga tradisi lokal.
Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menegaskan bahwa pemberian anugerah ini bukan sekadar seremoni. “Ini komitmen pemerintah dalam menghargai, melestarikan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai budaya sebagai pondasi identitas,” ujarnya didampingi Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto.
Lima penerima penghargaan terpilih tahun ini adalah:
- Aji Norbek Askar (Maestro Seni Musik Tingkilan)
- Syaiful Anwar (Maestro Tradisi Sastra Lisan Tradisional)
- Indrianty (Pelestari Tari Jepen Tradisional)
- Zairin Zain (Pelopor/Pembaru Teater Modern)
- Lembaga Adat Kutai Lawas Kedang Ipul (Kelompok Ritual Belian)
Masing-masing penerima memperoleh piagam penghargaan serta dana apresiasi sebesar Rp15 juta untuk kategori perorangan dan Rp25 juta untuk kategori kelompok.
“Melalui anugerah ini, kita tidak hanya memberi penghargaan, tetapi juga menumbuhkan tekad menjaga jiwa bangsa,” tegas Ahyani.
Anugerah Kebudayaan Kukar merupakan implementasi dari UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan serta Perda Kukar Nomor 4 Tahun 2018. Pemerintah berharap kegiatan ini memicu semangat baru dalam merawat warisan leluhur sebagai penegak martabat daerah.
“Mari jadikan malam ini awal era baru: Kukar yang bangga berbudaya, maju beridentitas, dan sejahtera karena akarnya kuat,” tutup Ahyani. (Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)









