Pemkab Kukar Hidupkan Budaya Mengaji Lewat Program GEMA Selama Ramadan

Selasa, 18 Maret 2025 - 07:09 WITA
Bagikan:
FOTO: Gerakan Etam Mengaji (GEMA). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar pada Senin (17/3/2025).

Kutai Kartanegara, Sketsa.id  – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menghidupkan tradisi membaca Al-Qur’an melalui program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang kembali digelar selama bulan suci Ramadan 1446 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Senin (17/3/2025), dan menjadi salah satu agenda keagamaan tahunan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menegaskan pentingnya pelestarian gerakan mengaji sebagai upaya kolektif dalam membangun karakter umat yang religius dan berakhlak.

“Kami menjaga dan mengawal bersama gerakan mengaji di kota-kota negara adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

GEMA memiliki landasan hukum yang kuat melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021, yang mengatur pelaksanaannya di seluruh unit pendidikan, rumah ibadah, dan lembaga pemerintahan.

Pelibatan aktif dari unsur sekolah, masjid, dan komunitas keagamaan membuat gerakan ini terus berlanjut dan berkembang.

“Seperti yang sudah saya sampaikan, gerakan mengaji ini telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021. Pelaksanaannya melibatkan seluruh satuan pendidikan, rumah ibadah, kantor pemerintah, serta UBD,” jelasnya.

Momentum Ramadan dimanfaatkan Bupati Edi untuk mengajak masyarakat lebih giat dalam membaca dan memahami kandungan Al-Qur’an.

“Semoga kita tetap istiqomah, terlebih dalam momentum bulan Ramadan ini. Kita manfaatkan bulan suci ini untuk terus meningkatkan amal ibadah, terutama dalam membaca, belajar, memahami, dan menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an,” tambahnya.

Dukungan dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar juga memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan gerakan ini. Kukar bahkan meraih predikat juara umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur sebanyak enam kali berturut-turut.

“Alhamdulillah, Kota Ikatan Negara telah meraih juara umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur selama enam kali berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa gerakan mengaji berkembang dengan baik, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia,” tutupnya. (adv/ Diskominfo Kukar/cc)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga