Pemprov Kaltim Perkuat Literasi Digital Perempuan Melalui Program Jospol

Selasa, 25 November 2025 - 09:12 WITA
Bagikan:
Foto: Seminar Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, di Aula Inspektorat Daerah (25/11/2025) .

Samarinda, Sketsa.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat program literasi digital bagi perempuan sebagai upaya pencegahan kekerasan digital. Langkah ini menjadi bagian dari Program Jospol Perlindungan Perempuan yang dijalankan secara komprehensif.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, HM Syirajudin, menekankan pentingnya ruang digital yang aman bagi perempuan. “Di era teknologi, kita harus memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman, sehat, dan mendidik. Perempuan yang terlindungi adalah fondasi keluarga yang kuat,” ujarnya dalam Seminar Anti Kekerasan di Kantor Inspektorat Kaltim.

baca juga :  DP3A Kaltim Soroti Peningkatan Kekerasan Digital terhadap Perempuan, 98% Korban Dewasa Perempuan

Melalui Program Jospol, Pemprov Kaltim mengimplementasikan empat strategi utama: peningkatan literasi digital, kolaborasi dengan aparat penegak hukum, penguatan layanan pengaduan, dan perluasan edukasi masyarakat. Program ini menyasar perempuan dan remaja putri sebagai kelompok paling rentan.

“Kami menghadirkan perspektif dari Kementerian PPPA serta membuka ruang dialog antara akademisi, praktisi, dan masyarakat. Tujuannya membangun komitmen bersama untuk ruang digital yang aman dan inklusif,” jelas Syirajudin.

Seminar yang dihadiri perangkat daerah, organisasi perempuan, dan penggerak pemberdayaan perempuan ini menjadi wadah penting dalam menyusun strategi perlindungan perempuan di ruang digital. Program Jospol Perlindungan Perempuan diharapkan dapat menekan angka kekerasan digital yang terus menunjukkan peningkatan. (Cc/Adv/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga