Washington, Sketsa.id – Kabar mengejutkan datang dari Gedung Putih. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keberhasilan negosiasi perdamaian antara Israel dan Hamas. Kedua pihak disebut telah menandatangani kesepakatan tahap pertama untuk perdamaian di Gaza, Rabu (8/10/2025).
Dalam pengumuman melalui akun media sosial Truth Social, Trump menyatakan seluruh sandera Israel akan dibebaskan dan pasukan Israel akan ditarik dari wilayah Gaza. Momen ini menjadi titik terang setelah berbulan-bulan konflik berdarah yang menewaskan ribuan jiwa.
“Ini berarti semua sandera akan segera dibebaskan dan Israel akan menarik pasukan mereka ke garis yang disepakati sebagai langkah pertama menuju perdamaian yang kuat, bertahan lama, dan abadi,” tulis Trump dengan penuh keyakinan.
Dirinya juga menegaskan komitmennya untuk memperlakukan semua pihak secara adil dalam kesepakatan ini. “Ini adalah hari yang luar biasa bagi dunia Arab dan Muslim, Israel, semua negara di sekitarnya,” ujarnya penuh semangat.
Trump juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para mediator dari Qatar, Mesir, dan Turki. Negara-negara tersebut disebutnya telah bekerja sama dengan AS mewujudkan apa yang dia sebut sebagai “peristiwa bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya”.
“Kebahagiaan bagi para pembawa perdamaian,” tutur Trump mengakhiri pernyataannya.
Pengumuman ini muncul setelah berbulan-bulan negosiasi intensif yang melibatkan berbagai pihak. Meskipun detail kesepakatan belum sepenuhnya terungkap, langkah ini dianggap sebagai terobosan signifikan dalam upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Masyarakat internasional kini menunggu implementasi nyata dari kesepakatan ini, terutama mengenai waktu pembebasan sandera dan penarikan pasukan Israel dari Gaza. Harapan besar digantungkan pada kesepakatan tahap pertama ini untuk membuka jalan menuju perdamaian yang lebih permanen. (*)









