Polresta Samarinda Padamkan Konflik Baqa, Diduga Persaingan Narkoba

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:36 WITA
Bagikan:
Foto : Polisi Samarinda menangani konflik kelompok di Baqa. (ist)

Samarinda, Sketsa.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda bergerak sigap meredam konflik antar dua kelompok yang memanas di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Bentrokan yang sempat mengguncang warga setempat ini diduga dipicu oleh persaingan bisnis ilegal, khususnya peredaran narkoba.
Kapolres Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan satu pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami telah menangani situasi ini. Satu orang dari warga Gang Langgar sudah ditahan karena diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan satu korban mengalami luka bacok di punggung,” ujar Hendri Umar kepada awak media.

Selain korban dengan luka bacok, insiden ini juga menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka ringan pada jari tengah. Polisi kini tengah mendalami motif di balik pertikaian yang melibatkan dua kelompok yang dikenal warga sebagai kelompok Padelo dan Gang Langgar.

“Kuat dugaan, konflik ini berkaitan dengan persaingan bisnis narkoba. Mereka saling memantau aktivitas satu sama lain hingga terjadi kesalahpahaman yang memicu bentrokan,” tambah Hendri.

Meski sempat memicu kepanikan, situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif berkat kerja sama antara aparat kepolisian dan tokoh masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, situasi sudah aman. Kami telah mengimbau para tokoh masyarakat untuk duduk bersama menjaga stabilitas wilayah agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Kapolres.

Pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap akar masalah dan mencegah eskalasi lebih lanjut. Warga diimbau tetap tenang dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga