Polresta Samarinda Redam Keributan di Karang Anyar dengan Dialog, Bukan Kekerasan

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:40 WITA
Bagikan:
Foto: personel kepolisian tampak memediasi keributan warga. (Dok Humas Polresta Samarinda)

Samarinda, Sketsa.id – Tim Pamapta Regu III Polresta Samarinda kembali menunjukkan respons cepat dan penuh empati. Pada Selasa (3/2) malam, mereka berhasil meredam keributan dan menenangkan seorang warga, MT (35), yang mengalami kondisi emosi tidak stabil di Jalan Kahoi B 7, Kelurahan Karang Anyar.

Laporan mengenai warga yang mengamuk diterima sekitar pukul 21.30 WITA. Personel Pamapta segera bergerak ke lokasi untuk mencegah eskalasi yang bisa mengganggu ketertiban.

Sesampai di TKP, petugas menemukan MT dalam keadaan emosional. Alih-alih menggunakan pendekatan keras, mereka memilih cara persuasif dengan dialog yang tenang. Upaya ini berhasil menenangkan MT tanpa kontak fisik maupun kekerasan.

Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Hidayat, S.H., M.H., menjelaskan filosofi tindakannya. “Kecepatan respons harus diimbangi dengan ketepatan tindakan. Karena kondisi emosional pelaku, kami utamakan pendekatan humanis dan negosiasi. Syukurlah, situasi dapat dikendalikan dengan baik,” ujarnya.

Dari keterangan keluarga, MT diketahui memiliki riwayat gangguan stabilitas mental. Setelah situasi aman, petugas mengimbau keluarga untuk melakukan pengawasan lebih ketat dan mempertimbangkan penanganan medis lebih lanjut.

Aksi sigap dan penuh empati ini diapresiasi warga sekitar. Polresta Samarinda mengingatkan masyarakat untuk menghubungi Call Center 110 jika membutuhkan bantuan darurat kepolisian. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga