Ribuan Mahasiswa dan Ojol Demo di Depan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Terima Aspirasi Massa

Senin, 1 September 2025 - 08:27 WITA
Bagikan:

Samarinda, Sketsa.id – Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Kalimantan Timur beserta pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, 1 September 2025. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang meluas ke berbagai daerah, menuntut keadilan atas insiden represif aparat terhadap demonstran dan pengemudi ojol.

Demonstrasi dimulai sekitar pukul 10.00 WITA, dengan massa berkumpul di depan gedung DPRD Kaltim di Samarinda. Para mahasiswa, berbagai universitas mengenakan almamater kampus sambil membawa spanduk dan poster. Sementara itu, ratusan pengemudi ojol turut bergabung dengan atribut jaket khas mereka.

“Kami menuntut keadilan! ” teriak salah seorang koordinator aksi dari kalangan mahasiswa dalam orasinya.

Aksi berlangsung damai meski cuaca semakin panas. Massa menekankan bahwa demonstrasi ini murni bentuk aspirasi rakyat, bukan provokasi.

Puncak aksi terjadi ketika perwakilan massa diterima oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud beserta beberapa anggota dewan lainnya. Dalam pertemuan tersebut, ia mendengarkan aspirasi massa secara langsung.

“Kami dari DPRD Kaltim siap menampung dan menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat maupun daerah. Hubungan harmonis antara legislatif dan masyarakat adalah kunci untuk kemajuan bersama,” ujar Hasanuddin Mas’ud saat menemui massa diatas truk. Ia menjanjikan akan membahas tuntutan tersebut dalam sidang dewan mendatang, termasuk koordinasi dengan kepolisian untuk transparansi pengusutan kasus.

Beberapa anggota dewan yang ikut menerima aspirasi antara lain wakil ketua dan anggota komisi terkait, yang turut berdialog dengan perwakilan mahasiswa dan ojol. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam dan diakhiri dengan penyerahan nota aspirasi secara resmi.

Aksi ini bagian dari rangkaian demonstrasi nasional yang terjadi di berbagai kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Lampung, dan Palu sejak akhir Agustus 2025. Namun, di Kaltim, partisipasi mahasiswa dan ojol terlihat masif, mencerminkan solidaritas lintas sektor.

Meskipun aspirasi telah diterima oleh Ketua DPRD Kaltim, para demonstran menegaskan bahwa aksi ini belum sepenuhnya berakhir. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga