Stray Kids Taklukkan MAMA Awards 2025: Bawa Pulang Album of the Year

Minggu, 30 November 2025 - 14:37 WITA
Bagikan:
Foto: Tangkapan Layar dari Live Streaming MAMA Awards 20225

Hong Kong, Sketsa.id – Dalam malam yang sarat dengan emosi dan solidaritas, Stray Kids mengukir sejarah baru di panggung Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2025. Grup asuhan JYP Entertainment ini sukses membawa pulang penghargaan tertinggi Album of the Year (Daesang) untuk album keempat mereka, KARMA. Kemenangan monumental ini, yang menjadi Daesang kedua mereka di MAMA, tercapai di tengah suasana duka menyusul tragedi kebakaran hebat di Hong Kong, menyatukan kekuatan musik dan kepedulian kemanusiaan.

Suasana MAMA Awards 2025: Penghormatan di Tengah Tragedi

MAMA Awards 2025 yang digelar pada 28-29 November di Kai Tak Stadium, Hong Kong, harus menyesuaikan segelintir ritme acara sebagai bentuk belasungkawa. Tragedi kebakaran di Wang Fuk Court yang merenggut puluhan nyawa membuat panitia, CJ ENM, mengambil langkah empatik: pembatalan karpet merah, imbauan berpakaian gelap, dan donasi sebesar 3,5 miliar KRW (sekitar Rp 40 miliar) untuk korban bencana. Beberapa penampilan spesial, termasuk kolaborasi ‘Saja Boys’, turut dibatalkan demi kesopanan.

Hari kedua yang dipandu oleh Kim Hye-soo menjadi panggung kejayaan Stray Kids. Grup beranggotakan Bang Chan, Lee Know, Changbin, Hyunjin, Han, Felix, Seungmin, dan I.N itu memukau dengan medley energik bertajuk “CREED + Chk Chk Boom + DIVINE + CEREMONY”. Koreografi kompleks, vokal penuh daya, dan sentuhan solo dance tradisional Korea oleh Hyunjin menyempurnakan penampilan bersejarah mereka.

Namun, euforia sempat berubah jadi kecemasan ketika Lee Know mengalami ankle sprain (keseleo pergelangan kaki) di tengah panggung. JYP Entertainment langsung merespons cepat, memberikan perawatan medis di lokasi dan memastikan Lee Know menjalani pemeriksaan lanjutan di Korea. Agensi memastikan prognosis pemulihan penuh dengan terapi dan istirahat yang cukup.

Pidato Emosional Bang Chan dan Rekor Billboard yang Tak Terkalahkan

Saat menerima piala Album of the Year, emosi membanjiri panggung. Bang Chan, sang leader, dengan suara bergetar menyatakan, “Kami masih tidak percaya. Perjalanan ini penuh rintangan, tetapi kami bersyukur bisa saling mendukung dan terus menciptakan musik yang kami cintai.” Ucapan terima kasih mendalam kepada STAY—base penggemar setia mereka—menjadi pusat pidato, dengan janji untuk tetap menjadi sumber kekuatan.

Kemenangan ini bukan tanpa dasar. Album KARMA telah menjadi album keempat Stray Kids yang debut di puncak Billboard 200, mempertahankan rekor sebagai satu-satunya grup K-pop dengan sembilan debut nomor satu berturut-turut. Bahkan album terbaru mereka, DO IT (rilis November 2025), langsung melanjutkan tradisi gemilang dengan menduduki puncak chart yang sama, memperkuat status mereka sebagai pemegang rekor delapan debut #1 berturut-turut dalam sejarah Billboard.

Pemenang Utama Lainnya dan Pesan Persatuan

Di bawah tema “HEAR MY ROAR, UH-HEUNG”, MAMA 2025 menegaskan musik sebagai penyembuh dan pemersatu. Selain Stray Kids, panggung penghargaan juga diwarnai kemenangan besar G-Dragon (Artist of the Year), aespa (Best Female Group), BLACKPINK’s Rosé (Song of the Year untuk “APT.” feat. Bruno Mars), dan ENHYPEN (Fans’ Choice of the Year).

Penampilan Stray Kids malam itu adalah bukti nyata ketangguhan dan talenta multidimensi mereka—dari produksi musik, koreografi, hingga kemampuan panggung yang memukau. Seperti diungkapkan Felix“Musik kami adalah cara kami berterima kasih kepada STAY yang selalu membuat kami bertahan.” Insiden cedera Lee Know mengingatkan semua akan pengorbanan di balik cahaya panggung, namun dukungan solid memastikan ia akan kembali dengan cepat.

Acara yang disiarkan secara global via Mnet, TVING, dan HBO Max ini menutup episode lain perjalanan Stray Kids sebagai pemimpin generasi keempat K-pop. Dengan tur dunia dominATE yang sudah menanti, perjalanan mereka terus menanjak. Bagi STAY di seluruh dunia, malam itu adalah pengingat abadi: You Make Stray Kids Stay.” (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga