Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Diterkam Buaya di Sungai Sangkuranai Paser

Senin, 19 Januari 2026 - 13:45 WITA
Bagikan:
Foto: Pencarian difokuskan pada penyisiran alur sungai. Tim mengombinasikan penggunaan perahu karet dan perahu warga untuk menjangkau area seluas dua kilometer dari lokasi kejadian awal. (Dok Tim SAR)

Paser, Sketsa.id– Operasi pencarian terhadap Muhammad Helmi (35), warga Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di Sungai Sangkuranai pada Minggu (18/1/2026) sore.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.30 WITA saat korban dan seorang rekannya sedang menjala udang. Rekan korban menyaksikan Helmi tiba-tiba diterkam dan diseret ke dalam sungai oleh seekor buaya. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Batu Engau dan warga setempat melakukan pencarian awal, namun tidak membuahkan hasil.

Kantor SAR Balikpapan menerima laporan resmi pada pukul 20.55 WITA dan segera mengerahkan tim ke lokasi. Pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran alur sungai menggunakan perahu karet dan perahu nelayan, dengan area yang diperluas hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian.

Dansar SAR Balikpapan, Dwi Adi Wibowo, mengonfirmasi bahwa operasi menghadapi kendala serius. “Selain arus sungai, kami juga harus berhadapan dengan ancaman binatang buas di lokasi. Keselamatan personel menjadi prioritas, namun pencarian tetap kami jalankan secara maksimal,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur gabungan di lapangan. (*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga