Tinjau Langsung Kerusakan, Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp1 Miliar ke Warga Pidie Jaya yang Terdampak Lumpur

Sabtu, 3 Januari 2026 - 04:17 WITA
Bagikan:
Foto: Gubernur Kaltim mendatangi dan beriteraksi dengan korban banjir di Pidie Jaya

PIDIE JAYA, Sketsa.id  – Setelah menyerahkan bantuan di Bandara Sultan Iskandar Muda, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) langsung melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak di Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (2/1/2026). Di sana, beliau menyaksikan secara langsung kondisi memprihatinkan warga yang rumahnya tertimbun material lumpur hingga mendekati atap.

Di aula Kantor Bupati setempat, Gubernur Harum secara resmi menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 1 miliar kepada Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malaysi. Bantuan ini merupakan bagian dari total komitmen bantuan masyarakat Kaltim sebesar Rp 3,5 miliar untuk Aceh.

Kondisi Memprihatinkan: 80% Rumah Tak Layak Huni

Foto: Salah satu rumah warga yang terdampak banjir lumpur di pidie jaya. (Dok Humas Pemprov)

Tidak berhenti di penyerahan formal, Gubernur Harum melakukan tinjauan langsung ke salah satu titik terdampak terparah di Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua. Di lokasi, beliau menyapa dan berbincang dengan para korban, termasuk anak-anak dan orang tua.

baca juga : Kepedulian Nyata, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Aceh

Menurut laporan Keuchik (Kepala Desa) Gampong Meunasah Raya, Abdul Halim Ishak, sekitar 80 persen rumah di wilayah yang dihuni sekitar 1.200 jiwa itu tertimbun lumpur setinggi hampir mencapai atap. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar rumah tidak lagi layak huni. “Kita melihat langsung kondisi di Pidie Jaya, ternyata sangat memprihatinkan. Lumpur bahkan sudah banyak mendekati atap rumah,” ujar Gubernur Harum dengan penuh prihatin.

Bantuan Beragam untuk Pemulihan
Selain bantuan tunai, rangkaian bantuan yang disalurkan mencakup:

  • Bantuan logistik beberapa truk yang difasilitasi melalui Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) untuk memenuhi kebutuhan dasar.
  • Bantuan sarana air bersih senilai Rp 300 juta yang disalurkan melalui KNPI Kalimantan Timur, untuk mengatasi masalah sanitasi dan air minum yang kritis pasca bencana.

Gubernur Harum menyampaikan harapan agar masyarakat Aceh diberikan kekuatan dan ketabahan. “Kita berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” tambahnya. Bupati Pidie Jaya menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan nyata dari pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan pelaksanaan salat Magrib dan Isya berjamaah di Masjid Besar Baitul Amal, Kecamatan Ulim. Kehadiran Gubernur Kaltim beserta rombongan, termasuk Ketua TP PKK Kaltim Hj. Sarifah Suraidah Harum dan pejabat terkait, menjadi simbol nyata solidaritas antar daerah dalam meringankan beban sesama anak bangsa. (*)

Bagikan:

Tanah Warisan, Konflik Keluarga, dan Bayang-bayang Kriminalisasi di Kubar