Kutai Kartanegara, Sketsa.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi pemenuhan sarana dan prasarana Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Tenggarong. Komitmen ini ditegaskan Wakil Bupati Rendi Solihin usai meninjau langsung fasilitas pembinaan anak tersebut, Rabu (5/11/2025).
“Ini satu-satunya LPKA di Kaltim dan Kaltara dengan 63 anak dalam pembinaan. Pemkab Kukar harus memastikan operasional di sini berjalan optimal,” tegas Wabup Rendi.
Beberapa kebutuhan mendesak telah diidentifikasi dan akan segera dipenuhi Pemkab Kukar. “Kebutuhan operasional yang mendesak insyaAllah akan kita penuhi sebagai bentuk support. Fasilitas ini dibangun untuk kebutuhan provinsi bahkan sampai Kaltara,” jelasnya.
Kepala LPKA Kelas IIA Tenggarong Zulhendri menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komitmen Wabup Rendi. Ia mengungkapkan kebutuhan prioritas untuk peningkatan kenyamanan ruang belajar.
“Area belajar cukup panas, sehingga anak-anak kurang betah. Kami mohon bantuan sarana pendingin ruangan agar proses belajar lebih nyaman,” papar Zulhendri.
LPKA Tenggarong memiliki dua ruang belajar, satu ruang keterampilan, dan satu aula besar. Untuk aula, pihaknya meminta dukungan AC tipe standing mengingat ukuran ruangan yang lebih luas.
Lembaga ini memiliki kapasitas sekitar 150 orang dengan enam kamar hunian. Saat ini kondisi hunian masih di bawah kapasitas sehingga tidak terjadi kelebihan daya tampung.
“Mayoritas kasus yang ditangani adalah perlindungan anak. Mereka tetap mendapatkan hak pendidikan, baik Paket A, B, C bahkan ada yang mengikuti ujian di SMK 2,” jelas Zulhendri.
Terdapat satu anak asal Tarakan, Kalimantan Utara, yang dibina di Tenggarong sebagai bagian dari kewenangan lintas wilayah LPKA untuk Kaltim dan Kaltara.(Cc/Adv/Diskominfo Kukar)









