Waspada Cacingan: Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:13 WITA
Bagikan:

Healthy, Sketsa.id – Cacingan merupakan masalah kesehatan yang sering dialami banyak orang, terutama anak-anak. Kondisi ini terjadi ketika parasit cacing tinggal dan berkembang biak di dalam usus manusia. Penyebab utamanya adalah kurangnya menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan atau setelah beraktivitas. Selain itu, konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi telur cacing juga menjadi pemicu umum. Makanan yang tidak dimasak dengan benar atau jajanan tidak higienis dapat meningkatkan risiko infeksi.

Lingkungan yang tidak bersih juga berperan besar dalam penyebaran cacingan. Tanah yang terkontaminasi tinja manusia atau hewan dapat mengandung telur cacing, sehingga anak-anak yang sering bermain di tanah tanpa alas kaki sangat rentan terinfeksi.

Sanitasi yang buruk, seperti pembuangan kotoran tidak pada tempatnya, turut memperparah penyebaran telur cacing. Tidak ketinggalan, kontak dengan hewan peliharaan yang tidak terjaga kebersihannya dapat menjadi sumber penularan.

Gejala cacingan bervariasi, mulai dari sakit perut, diare, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, lemas, gatal di area anus, hingga mual dan muntah. Jika tidak ditangani, cacingan dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan menghambat pertumbuhan pada anak.

Untuk mencegah cacingan, kebiasaan hidup bersih dan sehat adalah kunci utamanya. Pastikan selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah beraktivitas di luar. Konsumsi air matang serta makanan yang dimasak hingga matang, dan hindari jajanan yang tidak terjamin kebersihannya.

Gunakan alas kaki saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko terpapar telur cacing. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan dengan sanitasi yang baik dan rutin minum obat cacing setiap 6 bulan sekali sangat dianjurkan. Jika gejala cacingan tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan yang tepat.(*)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga