Samarinda, Sketsa.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-78 pada 1 Juli 2025, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Yusuf Mustafa, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Apresiasi ini khususnya ditujukan kepada jajaran Polri di Kalimantan Timur, yang kini menjadi fokus nasional seiring penunjukannya sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hari Bhayangkara, yang diperingati sebagai hari lahir Polri berdasarkan Penetapan Pemerintah Tahun 1946 Nomor 11/S.D., dinilai Yusuf sebagai momentum penting untuk merefleksikan peran strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara, saya berharap Kalimantan Timur semakin tertib dan aman, sejalan dengan perannya sebagai pusat pemerintahan nasional ke depan,” ujar Yusuf Mustafa.
Ia menekankan pentingnya penguatan peran Polri dalam menciptakan rasa aman masyarakat, terutama menyongsung pembangunan IKN yang diprediksi akan membawa perubahan dinamika sosial dan kependudukan.
“Stabilitas keamanan harus menjadi prioritas. Polri perlu menjaga suasana kondusif tidak hanya dengan pendekatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kedekatan dan keterlibatan aktif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Yusuf berharap Polri konsisten mempertahankan citra sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis serta responsif terhadap kebutuhan publik.
“Kita ingin Polri memperkuat kedekatan dengan warga. Kehadirannya harus memberikan kenyamanan dan rasa aman, khususnya di Kalimantan Timur yang kini memikul peran strategis nasional,” tandas legislator dapil Balikpapan itu.
Sebagai anggota Komisi I yang membidangi hukum, pemerintahan, dan keamanan, Yusuf juga mendorong peningkatan sinergi antara DPRD dan Polri. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan pelayanan publik dan mendukung kelancaran pembangunan di Kaltim. (ADV/ DPRD Kaltim)









