Hadapi Pemangkasan Anggaran Hingga Rp7 Triliun, Kaltim Tetap Salurkan Rp2 Triliun untuk Program Gratis Pol 2026

Kamis, 20 November 2025 - 11:31 WITA
Bagikan:
Foto: Wakil Gubernue, Seno Aji saat menjadi Narasumber di Diskusi Publik Aruabawah.co (dok Sketsa.id)

Samarinda, Sketsa.id – Meski terancam pemotongan anggaran hingga Rp7 triliun dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) justru semakin mempertegas komitmennya terhadap program Bantuan Biaya Pendidikan atau Gratis Pol. Pada tahun 2026, alokasi untuk program ini diproyeksikan melonjak menjadi Rp1,4–2 triliun demi membiayai sekitar 140 ribu mahasiswa di seluruh perguruan tinggi se-Kaltim.

Wakil Gubernur Seno Aji: “Gratis Pol Tidak Boleh Hilang!”

Wakil Gubernur Kaltim, yang akrab disapa Seno Aji, menegaskan bahwa Gratis Pol merupakan prioritas utama dan investasi jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Timur.

“Tahun 2026 kapasitas fiskal kita terpotong sekitar Rp7 triliun, dari Rp21 triliun menjadi Rp14 triliun. Namun, program Gratis Pol tidak boleh hilang. Ini adalah investasi kita untuk masa depan SDM Kaltim,” tegas Seno Aji dalam sebuah diskusi publik.

baca juga : Pemprov Kaltim Pastikan Program GratisPol Segera Berjalan

Anggaran Gratis Pol Langsung Diprioritaskan dan “Disisihkan” Terlebih Dahulu

Dalam proses pembahasan RAPBD 2026, Seno Aji mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mengamankan anggaran Gratis Pol sebelum membahas program lain.

“Program ini tidak boleh hilang. Makanya, saat pembahasan anggaran pertama kali, yang kami utamakan adalah berapa besar dana untuk Gratis Pol,” ungkapnya.

Setelah berdiskusi intensif dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Biro Keuangan, tim ahli, dan para praktisi pendidikan, disepakati kisaran anggaran Rp1,4–2 triliun. Dana tersebut langsung “disisihkan dan diamankan” agar program tetap berjalan lancar meski ada tekanan fiskal.

“Kami sisihkan dulu anggaran itu, kami simpan, supaya Gratis Pol pasti jalan di tahun 2026,” tambah Seno Aji.

baca juga: Gratispol Kaltim Resmi Dibuka! Ini Syarat dan Cara Daftar Beasiswa UKT Gratis untuk 32.850 Mahasiswa

Cakupan Diperluas: 140 Ribu Mahasiswa dari Semester 1 sampai 8

Tahun 2026, program Gratis Pol akan diperluas mencakup mahasiswa semester 1 hingga semester 8 di semua perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Timur. Jumlah penerima manfaat melonjak drastis dari sekitar 38.000 mahasiswa pada 2025, menjadi 130.000–140.000 mahasiswa.

“Ini bukti keseriusan kami meningkatkan daya saing anak-anak Kaltim,” ujar Seno Aji.

Penyaluran Semester Ini Dijamin Tepat Waktu

Menanggapi keluhan keterlambatan pencairan sebelumnya, Pemprov Kaltim menjamin proses verifikasi dan pencairan semester gasal tahun ajaran 2025/2026 akan selesai tepat waktu.

“Saat ini verifikasi sudah mencapai sekitar 70%. Kami targetkan seluruh proses rampung akhir November atau paling lambat awal Desember 2025. Bagi mahasiswa yang sudah terlanjur membayar UKT, dananya akan kami kembalikan,” janji Seno Aji.

Evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme dan efektivitas program juga akan dilakukan pada 2027–2028 agar dana yang digelontorkan memberikan dampak maksimal bagi dunia pendidikan tinggi di Benua Etam.

Dengan langkah tegas ini, Kaltim membuktikan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas nomor satu, bahkan di tengah “badai” anggaran yang sedang menerpa. (cc/ADV/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Bato.to vs KakaoPage: Penutupan Situs Bajakan Picu Debat Sengit di Kalangan Pembaca Manhwa, Manhua, dan Manga